JAKARTA—Musang King terkenal sebagai durian premium. Pada umumnya, harganya dibanderol mulai dari Rp300 ribu per kilogram. Ada sejumlah alasan yang menyebabkan harga durian ini menjadi tinggi.
Durian merupakan salah satu jenis buah yang unik. Harganya tergolong mahal. Berbagai varietas durian juga punya keistimewaannya tersendiri. Begitu juga dengan Musang King yang terkenal.
Tak sedikit penggemar durian—terutama di Indonesia—berpikir dua kali saat hendak membeli varietas durian ini. Sebab, harganya tergolong tinggi, terutama di Indonesia. Mulai Rp 300 ribu hingga Rp 500.000 per kilogram.
Jika dibandingkan varietas lokal, tentu banderol ini jauh bedanya. Durian lokal bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp50 ribu an per kilogram saja.
Apa yang membuat durian Musang King tergolong mahal dan premium? Berikut ini 4 fakta tentang durian Musang King yang membuat harganya mahal.
1. Asal-usul
Melansir dari Durian Delivery SG, Musang King adalah varietas durian terkenal asal Malaysia. Awalnya dikenal dengan sebutan “Mao Shan Wang”, artinya “raja kucing”. Dinamakan demikian karena daerah asal varietas Mao Shan Wang adalah daerah gunung tempat tinggal banyak musang.
Pada tahun 1993, Kementerian Pertanian Malaysia mulai memperkenalkan durian di seluruh negeri. Dilansir dari speecialityproduce.com, mereka menemukan 13 varietas yang cocok untuk budidaya komersial, termasuk Musang King.
Kementerian Pertanian Malaysia mencatat Musang King sebagai varietas durian ke 197. Karena itulah diberi kode nama D-197. Varietas durian ini pertama kali diperkenalkan tahun 1990 dan menjadi jenis yang paling banyak diekspor ke seluruh dunia.
Durian Musang King pun menjadi perbincangan banyak orang. Petani di Malaysia berbondong-bondong menanam bibit durian ini. Pada tahun 2000, hasil tanam mulai berbuah dan dipanen. Ppopulasinya pun makin berkembang.
Pada tahun 2010, durian Musang King dibeli oleh beberapa pengusaha China dan dipromosikan besar-besaran di Tiongkok. Hal ini memicu permintaan luas terhadap buah berdaging kuning ini. Musang King pun secara cepat menjadi varietas dominan di Malaysia. Permintaannya pun terus meningkat sampai sekarang.
2. Profil Rasa Premium
Durian Musang King dikenal sebagai ‘Raja segala raja’ dan menjadi durian yang paling dicari karena rasa, tekstur, dan aroma yang sangat enak.
Andik, seorang pengelola kebun durian di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabuapaten Madiun, menerangkan jika salah satu alasan Musang King mahal karena profil rasanya yang lezat.
“Musang King mahal karena ciri khas dagingnya kenyal, manisnya agak lembut atau buttery, bentuk buah duriannya kekuning-kuningan,” kata Andik beberapa waktu lalu.
Memang, jika dibandingkan varietas lain, Musang King memiliki daging buah yang kenyal dengan rasa manis lembut. Aroma Musang King juga lembut dan kompleks, dengan perpaduan vanilla, karamel, krim segar, dan nangka.
Jenis durian ini bisa mengalahkan varietas durian D24 yang juga populer di Malaysia dan Singapura. Andik juga mengungkap, kualitas Musang King jauh lebih premium dan harganya lebih mahal dibandingkan D24.
“Kalau Musang King itu kualitasnya di atasnya D24, lebih premium lah. Harganya juga lebih mahal, satu kilogramnya bisa Rp 450.000 sampai Rp 500.000. Kalau D24 satu kilogramnya dibanderol dengan harga Rp 150.000,” jelasnya.
Di Malaysia, Singapura, atau China, harga durian Musang King juga mahal, tetapi tidak semahal jika dibeli dI Indonesia.





