Negara yang Kemungkinan Menjadi Tujuan
Kanada merupakan negara yang berada di urutan teratas bagi warga AS yang ingin pindah dari negaranya. Satu dari lima orang Amerika memilih negara ini sebagai tujuan pilihan mereka, setelah hasil pemilihan presiden yang menurut mereka mengecewakan. Inggris berada di urutan kedua dalam daftar.
Sedangkan Jepang, primadona pariwisata Asia, berada di urutan ketiga. Negara Asia Timur ini merupakan salah satu negara yang paling homogen secara etnis dan maju di dunia, dengan tingkat imigrasi yang rendah. Namun, di tengah pergeseran demografis yang diakibatkan oleh populasi yang menua, juga tenaga kerja yang menyusut, negara ini membuka diri terhadap orang asing.
Jepang meluncurkan visa “Digital Nomad” pada awal tahun ini yang memungkinkan bagi orang asing yang memenuhi syarat untuk tinggal di negara ini hingga enam bulan.
Program tersebut terbuka bagi mereka yang bekerja untuk perusahaan non-Jepang dan berpenghasilan minimal 10 juta yen atau sekitar Rp1,02 miliar per tahun.
Berikut adalah negara-negara teratas di mana responden mengindikasikan minat untuk pindah, jika kandidat pilihan mereka kalah dalam pemilu AS:
- Kanada
- Inggris Raya
- Jepang
- Australia
- Italia
- Irlandia
- Selandia Baru
- Swiss
- Spanyol
- Prancis
“Budaya” disebut sebagai alasan utama untuk mereka yang mengindikasikan ketertarikan untuk pindah ke luar negeri. Responden juga memperhitungkan faktor pekerjaan dan perawatan kesehatan.
Pajak dan pendidikan masing-masing disebutkan oleh sekitar 3 persen responden sebagai alasan untuk pindah ke luar negeri, setelah kekalahan kandidat pilihan mereka.***





