Ucapan duka datang dari berbagai pihak, menandakan bahwa Renville bukan sosok biasa. Ia bukan hanya seorang politisi, tetapi juga teman, mentor, dan tokoh yang meninggalkan jejak dalam perjalanan Partai Demokrat.
Langkah Renville terhenti di sebuah jalan di Situbondo. Namun, perjalanan yang ia tempuh, perjuangan yang ia lakukan, dan loyalitas yang ia berikan, akan tetap menjadi bagian dari cerita panjang politik Indonesia.
Selamat jalan, Renville Antonio. Perjalananmu telah usai, tetapi namamu tetap tertulis dalam sejarah.***



