Belajar Hidup Anti-Pamer dari Salah Satu Orang Terkaya di Dunia, Warren Buffet

“Saya membaca dan berpikir. Jadi saya lebih banyak membaca dan berpikir, dan membuat keputusan yang tidak terlalu impulsif dibandingkan kebanyakan orang dalam bisnis. Saya melakukannya karena saya menyukai kehidupan seperti ini,” kata Waffet kepada Time.

Bermain bridge ketika tidak membaca atau berpikir

Bridge adalah adalah permainan kartu yang mengasah otak. Banyak orang kaya dunia gemar bermain bridge, termasuk Hartono, salah satu orang paling kaya di Indonesia. Nah, jika sedang tidak membaca, Waffet melatih otaknya dengan permainan ini.

Memiliki “seni instruktif” yang tergantung di dinding kantornya

Buffett memiliki salinan halaman depan New York Times lama, yang menggambarkan krisis ekonomi yang disebut “Kepanikan 1907”.

Bacaan Lainnya

“Saya ingin memasang dinding tentang hari-hari kepanikan ekstrem di Wall Street, hanya sebagai pengingat bahwa apa pun bisa terjadi di dunia ini. Ini seni instruktif, Anda bisa menyebutnya,” katanya dalam film dokumenter baru HBO, “Becoming Warren Buffett.”

—–

Nah, itulah sederet gaya hidup nyentrik Warren Buffet, yang anti-mainstream jika tolok ukurnya adalah gaya hidup kebanyakan orang kaya. Dan jika Anda ingin kaya seperti Buffet, barangkali Anda bisa mencontoh kebiasaannya. 

Siapa tahu kekayaannya bakal menular kepada Anda. Namanya juga usaha.*

____FOTO: Warren Buffet. (TrenAsia)

Pos terkait