Bagaimana Polemik “Fufufafa” Bakal Berakhir dan Apa Dampaknya terhadap Relasi Prabowo-Jokowi?

Salah satu tangkapan layar yang disebut warganet berkaitan dengan akun Fufufafa. (tangkapan layar akun X @arsipaja)
Momen Haru Prabowo dan Jokowi, Asli atau Palsu?

Sementara itu, ketika polemik isu Fufufafa belum mereda, Prabowo dan Jokowi bertemu dalam sidang kabinet paripurna terakhir di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Jumat, 13 September 2024 lalu. Saat itu muncul sebuah momen ‘haru’ ketika Prabowo saat mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan Presiden Jokowi.

Sebagaimana disiarkan akun Instagram milik Partai Amanat Nasional (PAN), Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada jajaran menterinya atas pemerintahan yang berjalan, dan meminta maaf atas semua hal yang kurang maksimal.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, dedikasi bapak-ibu semuanya. Kita semuanya harus mendukung penuh program presiden terpilih,” kata Jokowi.

Bacaan Lainnya

Prabowo, yang masih menjabat Menteri Pertahanan, menjawab dengan menunjukkan wajah terharu.

“Terima kasih atas nama saya sendiri, sebagai presiden terpilih, mungkin juga atas nama rekan-rekan sekalian. Terima kasih atas kepemimpinan (Presiden Jokowi),” kata Prabowo, disusul suara tepuk tangan.

Sedangkan dalam kesempatan lain, Jokowi menyebut bahwa, “Prabowo Subianto itu sangat spesial. Saya sangat menghormati Pak Prabowo, sangat menghormati”.

“Dalam beberapa kesempatan Pak Prabowo, beberapa kali menyampaikan bahwa beliau sangat cocok. Merasa sangat sayang dengan saya. Ya begitu juga, itu juga yang saya rasakan,” kata Jokowi.

Prabowo sendiri menepis isu keretakan dengan Jokowi. “Ternyata Prabowo dan Jokowi sudah retak. Retak, gimana retaknya?” kata Prabowo, dalam sambutannya di penutupan Kongres VI PAN, Sabtu, 24 Agustus 2024. Ia menyebut isu keretakan hubungan ini sebagai “mau ngadu domba”, sebagaimana dikutip Detik.

Sementara dalam momen lain, Prabowo juga menyanjung Jokowi.

“Makanya, kalau ilmu kepemimpinan belajar dari orang Solo. (Jokowi) datang ke rumah, habis itu bawa undangan mohon hadir pelantikan, waduh bagaimana ini? Makanya, kalau urusan tentara-pertahanan, tanya Prabowo. Urusan politik, aku datang ke orang Solo ini,” kata Prabowo, saat pidato penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Menurut Prabowo, dalam konteks kepemimpinan, Jokowi telah menunjukkan sikap negarawan sejati karena mengajaknya bergabung dalam kabinet. Dan ajakan itu datang setelah Prabowo dua kali dikalahkan dalam Pilpres.

Pos terkait