Aktivis Pro Palestina New York: Kebakaran Los Angeles Terjadi Akibat Pemboman Israel di Gaza

(Tangkapan Layar X)
Aktivis pro-Palestina New York, Fatima Mohammed, menyebut kebakaran hebat di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), merupakan konsekuensi dari pengeboman Israel di Gaza. Fatima mengklaim pendapatnya tersebut berdasarkan pada sebuah studi yang diumumkan baru-baru ini.

Studi yang dimaksud Fatima itu menunjukkan bahwa jejak karbon yang dilepaskan dalam perang di Gaza selama dua bulan sama dengan yang dilepaskan lebih dari 20 negara paling rentan terhadap iklim dalam setahun.

“Menjatuhkan ratusan ribu ton bom di Gaza, mengubahnya menjadi kobaran api yang membara, memiliki konsekuensi yang melampaui kutukan moral kita—ada konsekuensi iklim yang akan menimpa kita semua,” tulis lulusan Fakultas Hukum Universitas New York itu di akun X-nya, Rabu, 8 Januari 2025.

Fatimah merujuk pada sebuah makalah bertajuk “A Multitemporal Snapshot of Greenhouse Gas Emissions from the Israel-Gaza Conflict” yang terbit di jurnal Social Science Research Network (SSRN) pada Januari 2024. Makalah tersebut menuliskan laporan bahwa perang di Gaza menghasilkan emisi karbon yang sangat besar dan mengancam peradaban di bumi.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana dilansir dari The Guardian, makalah tersebut juga menyajikan perkiraan pertama mengenai dampak karbon dari konflik di Gaza, di mana dampaknya diprediksi bakal menyebabkan penderitaan banyak masyarakat, kerusakan infrastruktur, dan bencana lingkungan “yang belum pernah terjadi selanjutnya”.

Dampak perang di Gaza disebut bisa menjadi petaka bagi peradaban bumi karena makin mendorong perubahan iklim.

Mengutip dari laporan BBC, setidaknya ada 100 ribu bangunan di Gaza rusak parah akibat perang. Kerusakan itu menyebabkan terdorongnya pemanasan global, ketika bangunan-bangunan yang rusak harus dibangun kembali untuk menopang kehidupan.

Para peneliti memperkirakan, pembangunan massal yang menggunakan teknik konstruksi kontemporer itu menghasilkan sekitar 30 juta metrik ton gas pemanasan. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan yang selama ini dihasilkan oleh 135 negara di dunia.

Artinya, perang di Gaza menghasilkan emisi gas rumah kaca yang besar. Dan efeknya sampai ke Los Angeles, yang berjarak sejauh 7567 mil dari Gaza, Palestina. ***

Pos terkait