Ada Tujuh Kombinasi Buah yang Ternyata Bahaya Bagi Tubuh, Apa Saja?

Ilustrasi buah dan sayur. Ada beberapa jenis yang ternyata jika dikombinasikan malah bahaya bagi tubuh. (Samudra Fakta)
Sudah menjadi rahasia umum jika buah baik untuk kesehatan tubuh. Namun, jika salah cara mengomsumsinya, hati-hati, buah malah bisa jadi sumber bahaya bagi badan. 

Beberapa riset menemukan fakta bahwa mengombinasikan beberapa buah-buahan ternyata bisa menimbulkan masalah kompatibilitas yang memengaruhi pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Artinya, kalau sampai salah kompisisi, buah yang seharusnya bikin sehat malah bikin badan drop. 

Untuk itu, penting untuk memahami beberapa buah tak boleh dikonsumsi dengan makanan lain. Melansir dari laman Times of India, berikut ini tujuh kombinasi buah yang bisa menyebabkan bahaya bagi kesehatan tubuh Anda:

1. Jeruk dan Wortel

Campuran ini, menurut hasil beberapa penelitian, diketahui dapat menyebabkan sakit maag dan kerusakan ginjal.

Bacaan Lainnya
2. Pepaya dan Lemon

Kombinasi ini disebut dapat menyebabkan anemia dan ketidakseimbangan hemoglobin. Sangat berbahaya bagi anak-anak.

3. Jeruk dan Susu

Campuran susu dan jeruk sangat sulit untuk dicerna, sehingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Jika Anda menambahkan jeruk dalam sereal susu Anda, misalnya, itu akan meningkatkan risiko gangguan pada pencernaan.

4. Jambu Biji dan Pisang

Mengonsumsi kombinasi ini akan meningkatkan risiko asidosis, mual, penumpukan gas, dan sakit kepala terus-menerus.

5. Nanas dan Susu

Senyawa bromelain dalam nanas, bila dicampur susu, menyebabkan serangkaian masalah pada tubuh, seperti gas perut, mual, infeksi, sakit kepala, dan sakit perut.

6. Pisang dan Puding

Kombinasi ini sulit dicerna, dan akan merangsang produksi racun dalam tubuh yang mungkin berbahaya bagi anak-anak.

7. Buah dan Sayur

Ternyata, buah dan sayur pun tak boleh dicampur bersama. Buah mengandung lebih banyak gula dan sulit dicerna. 

Sayur akan bertahan di perut dalam waktu lama, sementara buah mengalami fermentasi dan menghasilkan racun yang dapat menyebabkan diare, sakit kepala, infeksi, dan sakit perut.***

Pos terkait