Buah dapat menambah asupan cairan sekaligus memberikan serat dan vitamin. Namun, konsumsi buah tetap perlu disertai minum air dan perlindungan kulit dari matahari.
Penny Kris-Etherton, profesor ilmu gizi di Pennsylvania State University, mengatakan buah dan sayuran yang mengandung banyak air dapat membantu menjaga hidrasi tubuh saat cuaca panas.
“Mengonsumsi makanan ini merupakan salah satu cara membantu menjaga hidrasi yang baik,” katanya, seperti dikutip American Heart Association dalam artikel edukasi kesehatan pada 22 Juni 2023.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan, makanan ikut menyumbang asupan cairan harian. Kebutuhannya berbeda menurut usia, aktivitas, jenis kelamin, serta kondisi kehamilan dan menyusui.
Pilihan Buah untuk Menambah Asupan Cairan
Berikut tujuh buah yang dapat menjadi bagian dari menu saat cuaca panas. Konsumsinya perlu dipadukan dengan makanan beragam agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi.
1. Semangka
Semangka mengandung banyak air sehingga dapat membantu menambah asupan cairan. Buah ini bisa disajikan dalam potongan sebagai selingan di antara waktu makan.
2. Nanas
Nanas menyediakan air, vitamin C, dan serat. Buah ini dapat dimakan langsung atau dicampurkan ke salad buah tanpa tambahan sirop. Konsumsinya tidak dapat diperlakukan sebagai pengobatan kulit yang terbakar matahari.
3. Mangga
Mangga mengandung vitamin C dan senyawa pembentuk vitamin A. Sajikan dalam potongan dengan porsi secukupnya. Rasa manis alaminya tidak berarti buah ini dapat digunakan untuk mengendalikan gula darah.
4. Jeruk
Jeruk menyumbang cairan serta vitamin C. Buah utuh dapat menjadi pilihan selingan, tetapi tidak bisa diandalkan sebagai pengganti garam yang hilang ketika seseorang berkeringat banyak.
5. Rasberi
Rasberi mengandung serat dan vitamin C. Menurut data Purdue University, satu cangkir rasberi atau sekitar 123 gram menyediakan 8 gram serat dan 32 miligram vitamin C. Angka 8 gram merujuk pada serat, bukan vitamin C.
6. Stroberi
Stroberi termasuk buah dengan kandungan air tinggi. Buah ini dapat dikonsumsi langsung setelah dicuci atau dicampurkan ke makanan lain. Konsumsi stroberi tidak menggantikan perlindungan kulit dari sinar matahari.
7. Tomat
Secara botani, tomat tergolong buah. American Heart Association memasukkannya sebagai salah satu bahan pangan yang membantu menambah asupan cairan, bersama semangka dan sejumlah buah lainnya.
Tetap Minum Air dan Lindungi Kulit
Mengonsumsi buah perlu disertai kebiasaan minum air sepanjang hari, terutama ketika beraktivitas dalam cuaca panas. Kandungan air dalam makanan hanya menjadi bagian dari keseluruhan asupan cairan.
Perlindungan kulit juga tetap diperlukan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan pembatasan paparan matahari, pakaian pelindung, dan penggunaan tabir surya sesuai petunjuk.
Tabir surya perlu dioleskan kembali setidaknya setiap dua jam, serta lebih sering ketika berkeringat atau berenang.
Selain memperhatikan cairan, variasi makanan tetap perlu dijaga. Georgia Jones, pengajar ilmu gizi di University of Nebraska–Lincoln, menyarankan masyarakat memilih beragam buah dan sayuran.
“Jangan terpaku pada satu jenis. Bersedialah mencoba hal baru,” kata Jones. ***





