Dexlite Naik Rp4.000, Penyaluran B50 Baru 75-80 Persen

Ilustrasi pengisian BBM Dexlite di SPBU Pertamina. (AI)

Pertamina menaikkan harga Dexlite menjadi Rp23.700 per liter mulai 1 September 2026. Implementasi biodiesel B50 secara nasional baru mencapai 75–80 persen.

PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Dexlite dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter mulai Selasa, 1 September 2026. Konsumen membayar tambahan Rp4.000 per liter atau sekitar 20,3 persen dibanding harga Agustus.

Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Pertamax Turbo naik Rp1.300 menjadi Rp19.600 per liter. Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak berubah.

Untuk wilayah Jawa dan Bali, Pertamax tetap Rp15.950 per liter dan Pertamax Green 95 Rp16.600 per liter. Bahan bakar bersubsidi juga tidak berubah: Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Bacaan Lainnya

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perubahan harga mengacu pada formula pemerintah. Variabel yang diperhitungkan antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta daya beli masyarakat.

Penyaluran B50 Baru 75–80 Persen

Di tengah kenaikan harga diesel nonsubsidi, implementasi program biodiesel B50 belum merata. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan penyaluran B50 secara nasional berada di kisaran 75–80 persen hingga 31 Agustus 2026.

“Posisinya itu antara 75-80 persen kalau total penyaluran, ya. Tetapi SPBU Pertamina sudah 90 persen,” kata Eniya setelah rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

Kementerian ESDM menargetkan implementasi B50 di seluruh SPBU mencapai 100 persen pada 1 Oktober 2026. Pemerintah menyatakan akan meningkatkan pemantauan selama September.

B50 merupakan bahan bakar solar dengan kandungan biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50 persen. Program itu dijalankan untuk menekan impor solar, meningkatkan pemanfaatan minyak sawit, serta mengurangi emisi.

Kementerian ESDM memperkirakan implementasi B50 sepanjang 2026 dapat menekan emisi sekitar 44,46 juta ton CO2 ekuivalen dan menghasilkan penghematan devisa sekitar Rp170 triliun. Realisasi penyaluran 75–80 persen menunjukkan distribusi belum mencapai seluruh jaringan.

Selisih harga Biosolar dan Dexlite kini mencapai Rp16.900 per liter. Biosolar mendapat intervensi pemerintah, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex merupakan produk nonsubsidi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan