Prabowo Janjikan Pinjaman Lunak Negara agar Warga Bebas Rentenir

Presiden Prabowo Tutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan program pinjaman lunak dari negara untuk membebaskan masyarakat dari jeratan rentenir dan tengkulak.

​Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memastikan masyarakat berpenghasilan layak agar terlepas dari jerat utang rentenir. Janji ini mencakup penyediaan fasilitas pinjaman lunak yang bersumber dari kekuatan ekonomi negara.

​Rencana tersebut disampaikannya dalam acara penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur. Pertemuan tersebut berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026.

​”Kita akan yakinkan bahwa nanti negara hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga kalau perlu bisa dapat pinjaman lunak,” kata Prabowo dalam pidato penutupannya.

Bacaan Lainnya

​Ihwal kesejahteraan, Prabowo menargetkan kemandirian ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Ia ingin seluruh warga mampu memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal, dan memiliki penghasilan bulanan yang memadai.

​Bebas Jerat Rentenir dan Tengkulak

​Melalui program pinjaman tersebut, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi bergantung pada pendanaan berisiko tinggi setiap bulannya. Prabowo menegaskan bahwa akses pembiayaan ini akan segera direalisasikan.

​”Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapa pun. Ini strategi kita dan akan diwujudkan dalam waktu dekat,” tutur mantan Menteri Pertahanan tersebut.

​Selain itu, penyediaan pinjaman lunak ini merupakan bagian dari strategi utama pemerintah dalam menekan angka kemiskinan. Prabowo mengaku telah merancang dan mematangkan perhitungan anggarannya secara rinci.

​Ia optimistis langkah ini mampu mengangkat jutaan warga Indonesia menuju taraf hidup yang lebih baik. “Saya sudah menghitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya, saya yakin kita akan berhasil,” pungkas Prabowo.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan