Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan penghentian sementara seluruh proyek saluran box culvert pasca insiden mematikan di Margorejo Indah. Kontraktor dinilai belum maksimal menerapkan pengamanan.
Pemerintah Kota Surabaya menghentikan sementara seluruh pekerjaan proyek saluran yang menggunakan box culvert. Instruksi Wali Kota Eri Cahyadi ini berlaku sampai sistem pengamanan dinyatakan memenuhi standar keselamatan.
Kebijakan diambil pasca insiden kecelakaan di Jalan Margorejo Indah yang mengakibatkan seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) malam. Eri menegaskan investigasi Inspektorat tetap berjalan bersamaan dengan proses hukum di kepolisian.
“Yang kedua, si kontraktor sudah melakukan pengamanan, tapi pengamanannya tidak maksimal atau tidak 100 persen,” ujar Eri, Kamis (18/6/2026).
Hasil evaluasi sementara menunjukkan kontraktor telah memasang pengamanan di lokasi, namun pelaksanaannya dinilai belum maksimal. Sebelum insiden, konsultan pengawas dan pimpinan proyek sudah melayangkan peringatan, tetapi tidak diikuti penghentian pekerjaan.
“Maka dengan peringatan pertama tadi ini, saya minta kemarin harus berhenti pekerjaannya. Pekerjaan berhenti ini maka ditetapkan dulu pengamanannya, semua proyek se-Surabaya,” tegasnya.
Metode Pengerjaan Dievaluasi
Eri juga menginstruksikan evaluasi metode pengerjaan. Pengerukan terbuka dalam satu bentang panjang tidak lagi diizinkan. Proses harus dilakukan bertahap: dikeruk, dipasang box culvert, ditutup kembali, baru berpindah ke titik berikutnya.
Selain mengevaluasi kontraktor, Pemkot memberikan peringatan keras kepada perangkat daerah terkait. Peringatan disampaikan kepada pimpinan proyek, pejabat pembuat komitmen, hingga kepala dinas.
“Jika belum selesai pengamanannya, maka kita akan berikan sanksi untuk dicopot kepala dinasnya dan pimpronya atau kepala bidangnya,” jelas Eri.
Ia menegaskan tanggung jawab keselamatan tidak hanya pada kontraktor, tetapi juga pada pihak yang melakukan pengawasan. Meski surat peringatan sudah dilayangkan sebelum insiden, langkah itu dinilai belum cukup karena pekerjaan tetap berlangsung.





