Prabowo resmi terbitkan PP tata kelola ekspor SDA: sawit, batu bara, dan paduan besi wajib dijual melalui BUMN sebagai pengekspor tunggal.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Lewat aturan baru itu, penjualan ekspor minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal.
“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dari minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah RI sebagai pengekspor tunggal,” kata Prabowo di hadapan anggota DPR.
Ia menegaskan hasil penjualan ekspor tetap diteruskan kepada pelaku usaha pengelola komoditas tersebut.
“Ini bisa dikatakan sebagai marketing facility. Tujuan utama kebijakan ini adalah memperkuat pengawasan dan monitoring,” ujar Prabowo.
Berlaku Bertahap Mulai 1 Juni
Implementasi kebijakan dilakukan secara bertahap. Berdasarkan informasi yang dikonfirmasi Bisnis.com, skema satu pintu melalui BUMN mulai berlaku 1 Juni 2026, dengan implementasi penuh pada 1 September 2026.
Draf PP menetapkan seluruh transaksi ekspor komoditas SDA strategis sepenuhnya beralih ke tangan BUMN paling lambat 31 Desember 2026.
Berantas Under Invoicing
Prabowo menyatakan kebijakan ini juga menyasar praktik under invoicing, pemindahan harga (transfer pricing), dan pelarian devisa hasil ekspor yang menurutnya telah lama merugikan negara.
Ia merujuk model serupa yang telah diterapkan Arab Saudi, Qatar, Rusia, dan Malaysia dalam mengelola kekayaan sumber daya alam nasional.
“Kita tidak ingin dibohongi lagi. Semua sumber daya alam adalah milik rakyat Indonesia. Karena itu negara berhak mengetahui secara rinci sumber daya yang dijual,” tegas Prabowo.
Kebijakan ini diumumkan dalam pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.***





