Said Aqil Siroj Pastikan Tak Maju Ketum PBNU 2026

KH. Said Aqil Siroj. - ISTIMEWA
Mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan dirinya tidak akan maju dalam bursa pencalonan Ketum maupun Rais Aam pada Muktamar NU 2026.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siroj, memastikan tidak akan ikut bertarung memperebutkan kursi pimpinan tertinggi organisasi tersebut. Langkah ini diambil demi mendorong proses regenerasi kepemimpinan.

Saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur, ia langsung menepis rumor yang beredar di kalangan warga nahdliyin. Kiai Said menegaskan dirinya sama sekali tidak memiliki ambisi untuk kembali menduduki kursi struktural tanfidziyah PBNU tersebut.

“Saya enggak akan maju. Siapa yang billing mau maju? Enggak, enggak akan maju,” kata KH Said Aqil Siroj selaku Mantan Ketua Umum PBNU pada Senin, 18 Mei 2026. Ia merasa usianya yang telah menginjak 73 tahun sudah tidak lagi ideal untuk memimpin.

Bacaan Lainnya
Alasan Unik Tolak Rais Aam

“Umur saya sudah 73 tahun, sudah tua. Saatnya bergantian, kita butuh regenerasi dengan tokoh yang lebih cerdas,” kata KH Said Aqil Siroj selaku Mantan Ketua Umum PBNU pada Senin, 18 Mei 2026. Ia pun turut menolak jika dicalonkan menjadi Rais Aam.

Sambil berseloroh, ia merasa penampilannya belum menyerupai para ulama terdahulu. “Saya belum pantas jadi Rais Aam. Orang yang duduk di posisi itu biasanya kiai yang memakai udeng-udeng (serban), sedangkan saya kan tidak pernah pakai,” tutur Said Aqil Siroj.

Jadwal Muktamar NU

Di sisi lain, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf mengonfirmasi agenda Muktamar ke-35 NU bakal digelar pada Agustus 2026 mendatang. Namun, pihak panitia hingga kini masih mengurasi sejumlah daerah alternatif yang siap menjadi tuan rumah perhelatan.

“Belum diputuskan lokasinya. Tunggu saja, banyak alternatif wilayah yang meminta kesediaan menjadi tuan rumah, jadi kami butuh waktu,” kata Saifullah Yusuf selaku Sekretaris Jenderal PBNU pada Senin, 18 Mei 2026 terkait kepastian tempat acara.***

Pos terkait