Prabowo Sebut Indonesia Aman saat Rupiah Mencetak Rekor Lemah

Presiden Prabowo dalam acara Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Kawasan Hutan Tahap VII oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan. INSTAGRAM @presidenrepublikindonesia
Presiden Prabowo heran masih ada pihak yang menebar kepanikan soal rupiah. Di saat bersamaan, mata uang Garuda menyentuh rekor terlemah sepanjang sejarah.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kondisi ekonomi Indonesia masih stabil di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang terus melorot terhadap dolar Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) — sehari setelah rupiah menyentuh Rp17.613 per USD, rekor terlemah sepanjang sejarah.

“Saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa, sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos. Rupiah begini, dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok,” kata Prabowo.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan ketahanan pangan dan energi nasional sebagai bukti fondasi ekonomi yang kokoh. “Pangan, energi aman ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” ujarnya.

Kritik ke Pemimpin yang Tidak Berpihak Rakyat

Prabowo juga menyindir para pemimpin yang menurutnya berteriak soal NKRI, namun tidak berpihak kepada bangsa sendiri saat berkuasa.

“Ini banyak unsur pimpinan teriak-teriak NKRI tapi nggak jelas. Begitu punya kekuasaan tidak berpihak kepada bangsa sendiri, tidak berpihak kepada rakyat Indonesia,” tegasnya.

Rupiah kini berada dalam tren pelemahan tujuh pekan berturut-turut, tertekan kombinasi penguatan indeks dolar AS, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dan kekhawatiran pasar terhadap arus keluar modal asing. Bank Indonesia dijadwalkan menggelar Rapat Dewan Gubernur pekan depan di tengah desakan pasar agar suku bunga acuan dinaikkan dari 4,75 persen menjadi 5 persen.***

Pos terkait