Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah memulai gelombang ke-79 operasi “Janji Sejati 4” dengan meluncurkan rudal berat dan pesawat nirawak menargetkan sejumlah lokasi di Israel pada Selasa (24/3).
Klaim ini disampaikan melalui akun X resmi True Promise – الوعد الصادق ✪ (@IRTruePromise), kanal yang terkait dengan operasi militer Iran.
Dalam pernyataan yang diunggah pada pukul 19:41 waktu setempat, IRGC menyebut serangan diluncurkan dengan rudal dari kategori Khyber Shkan, Emad, dan Sajil, serta sejumlah pesawat nirawak.
Target yang diklaim diserang meliputi:
- Lokasi dan pusat keamanan badan intelijen “entitas Zionis” di Tel Aviv utara dan pusat kota
- Pusat komersial dan logistik yang diklaim terkait dengan militer Israel di Ramat Gan
- Pusat logistik utama dan administrasi militer Israel di wilayah Negev selatan, tepatnya di Beersheba
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa “dua juta Zionis terjebak di tempat perlindungan” akibat serangan tersebut.
Tudingan Media Blackout
IRGC menuding Pentagon dan badan keamanan Israel memberlakukan pemadaman informasi dan sensor ketat terhadap pemberitaan perang.
“Upaya sia-sia dan distorsi yang jelas, dan tanda kelemahan musuh,” demikian pernyataan dalam unggahan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari militer Israel (IDF) maupun pemerintah Israel terkait klaim serangan gelombang ke-79 ini. Media Israel umumnya memberlakukan sensor ketat terhadap pelaporan serangan selama masa konflik.
Akun @IRTruePromise dikenal sebagai kanal yang secara rutin mengumumkan operasi militer Iran selama konflik berlangsung. Klaim yang disampaikan belum dapat diverifikasi secara independen.***
Islamic Revolutionary Guard Corps:
Dedicated to our resistant people in the west of the country “West Azerbaijan, Kurdistan, Kermanshah, Ilam, Khuzestan, and Bushehr” and calling on the best of conquerors, the 79th wave of the Promise of Truth 4 operations has begun, with heavy… pic.twitter.com/dZGJtHfbXm— True Promise – الوعد الصادق ✪🇮🇷 (@IRTruePromise) March 24, 2026





