Jelajahi jejak sejarah Islam dan rasakan atmosfer spiritual Ramadan di delapan destinasi religi paling populer di Jawa Timur.
Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi masyarakat Jawa Timur untuk melakukan wisata religi yang sarat nilai spiritual dan sejarah. Tradisi ini juga menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa Timur yang menggabungkan spiritualitas, sejarah, dan kearifan lokal dalam suasana Ramadan yang khusyuk.
Berikut daftar rekomendasi destinasi wisata religi di Jawa Timur yang bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu ibadah selama bulan suci Ramadan.
1. Masjid Namira

Masjid Namira menjadi salah satu destinasi wisata religi yang menyuguhkan interior megah dan unik. Masjid ini dikenal sebagai tempat ibadah termegah di Lamongan. Masjid ini dibangun oleh pasangan suami istri Helmy Riza dan Eny Yuli Arafah.
Keduanya bersepakat memberi nama Masjid Namira. Nama tersebut diambil dari nama anak perempuan mereka, yaitu Ghasani Namira Mirza. Masjid ini sempat viral pada 2017. Dari situlah, masjid ini dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Berlokasi di Jalan Raya Mantup KM 5, Sanur, Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.
2. Masjid Cheng Hoo Surabaya
Masjid Cheng Hoo dibangun atas inisiatif dari komunitas muslim Tionghoa di Surabaya yang tergabung dalam Persatuan Islam Tionghoa Indonesia. Alasan didirikannya adalah untuk menghormati Laksamana Cheng Ho, penjelajah dan panglima angkatan laut dari Dinasti Ming yang beragama Islam.
Sosoknya dikenal berjasa menyebarkan Islam di kawasan Asia Tenggara, khususnya Nusantara, melalui ekspedisi maritim pada abad ke-15. Tujuan dibangunnya masjid ini untuk mempererat hubungan masyarakat Tionghoa dan umat Islam. Masjid Cheng Hoo diresmikan pada tahun 2002.
Berlokasi di Jalan Gading No. 2, Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya. Kini, masjid ini tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang menyenangkan.





