Masjid ini memiliki beragam fasilitas, meliputi area parkir yang luas, warung makan, hingga toko suvenir.
3. Masjid Tiban Turen

Masjid Tiban atau dikenal dengan nama Masjid Turen ini terkenal hingga mancanegara. Konon, pembangunannya dibantu dengan jin. Cerita itu berdasarkan proses pembangunan masjid yang dinilai tak terlihat dan berlangsung cepat.
Peletakan batu pertama terjadi pada 1987-an. Masjid itu masih semi permanen hingga 1992. Pembangunan Masjid Tiban berawal dari hasil istikharah KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh. Sebenarnya, masjid ini adalah Pondok Pesantren bernama Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah.
Lokasinya berada di Jalan Wakhid Hasyim, Gang Anggur Nomor 10, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Masjid ini terdiri dari 10 lantai.
Lantai 1 sebagai tempat istirahat dan musala, lantai 2 terdapat loket dan tempat istirahat, tempat makan dan dapur. Lantai 3 terdapat musala dan akuarium. Lantai 4 digunakan ruang khusus keluarga pengasuh pondok. Lantai 5 ruang musala, lantai 6 tempat istirahat para santri, sedangkan lantai 7 dan 8 untuk toko yang dikelola santri. Lantai 9 didesain sebagai lereng gunung, dan lantai 10 menjadi gua sekaligus puncak gunung.
4. Masjid Ar-Rahman Blitar

Masjid Ar-Rahman terkenal akan arsitekturnya yang terinspirasi dari Masjid Nabawi. Ikon utamanya terdapat pada payung-payung besar yang ada di halamannya. Diresmikan pada tahun 2019.
Letaknya di Jalan Ciliwung No. 2, Kota Blitar. Hingga kini, Masjid Ar-Rahman masih ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah.
5. Makam Sunan Ampel
Makam Sunan Ampel menjadi wisata religi yang paling terkenal di Surabaya. Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir dari Raden Mohammad Ali Rahmatullah. Beliau merupakan penyebar agama Islam di wilayah Surabaya.





