Pakar HI Unpad: Gencatan Senjata Gaza Menjebak, Tak Sentuh Akar Masalah Palestina

Israel mulai menarik IDF dari Gaza setelah kesepakatan gencatan senjata permanen dengan Hamas. - Dok. BBC
Teuku Rezasyah menilai kesepakatan gencatan senjata Israel–Palestina di Mesir hanya menyentuh isu teknis tanpa mengarah pada kemerdekaan Palestina yang sejati.

Kesepakatan gencatan senjata Israel dan Palestina yang baru saja diteken sejumlah kepala negara mendapat kritik dari Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah. Ia menilai perjanjian tersebut justru menjebak dan menjauhkan dunia dari solusi utama bagi Palestina.

Menurutnya, fokus dalam kesepakatan damai itu hanya menyentuh isu teknis seperti pembebasan sandera, bantuan kemanusiaan, dan penghentian tembak-menembak, tanpa menyinggung akar permasalahan utama.

“Kesepakatan tersebut menjebak banyak negara pada detail permasalahan seperti pembebasan sandera dan tawanan, bantuan kemanusiaan, dan gencatan senjata,” ujar Rezasyah, Rabu (15/10).

Bacaan Lainnya

Rezasyah menegaskan, tujuan utama perdamaian seharusnya bukan sekadar penghentian konflik sementara. “Kesepakatan itu menggeser tujuan yang lebih penting dan mulia — terwujudnya Palestina sebagai negara berdaulat dan bersatu, memiliki batas wilayah yang jelas, serta hidup berdampingan dengan Israel,” tegasnya.

Ia juga menyoroti rapuhnya kesepakatan tersebut, mengingat rekam jejak Israel yang kerap mengingkari perjanjian, bahkan dengan lembaga internasional seperti PBB dan Amerika Serikat.

Pos terkait