Surabaya Wajibkan Dapur MBG Punya Sertifikat Higiene, UKS Dilibatkan Cicipi Makanan Sebelum Dibagi

Dokumentasi ujicoba MBG di Surabaya tahun lalu. Pemkot Surabaya kini menerapkan aturan ketat untuk setiap SPPG yang melayani menu MBG. - Dok. Samudrafakta
Pemkot Surabaya menggandeng UKS dan mewajibkan setiap dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi agar makanan anak sekolah benar-benar aman dan layak konsumsi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk memeriksa makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Langkah ini diambil untuk memastikan makanan memenuhi standar higienis dan aman dikonsumsi anak-anak.

“Jadi ada tim kecil. Sebelum makanan disampaikan ke anak-anak, itu diperiksa dulu. Baunya seperti apa, kalau basi tidak (dibagikan),” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Sabtu (4/10).

Selain pemeriksaan oleh UKS, Pemkot juga mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat operasional. “Kalau tidak punya SLHS, maka SPPG tidak boleh beroperasional,” tegas Eri.

Bacaan Lainnya

Pos terkait