Waspada! Hacker Gunakan AI Kloning Suara untuk Tipu Pejabat dan Keluarga Anda

ILUSTRASI ini dibikin dengan AI. | Samudrafakta
FBI memperingatkan lonjakan penipuan klona suara berbasis AI. Suara Marco Rubio hingga kepala staf Gedung Putih pun dipalsukan. Hanya butuh 15 detik rekaman, penipu bisa tiru siapa pun.

__________

FBI memperingatkan publik soal maraknya penipuan dengan klona suara berbasis kecerdasan buatan (AI). Modus ini semakin canggih dan mengkhawatirkan. Suara pejabat tinggi negara pun kini tak luput ditiru.

Dua tokoh senior pemerintahan AS jadi korban terbaru. Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan kepala staf Gedung Putih disasar. Suara mereka disalin oleh AI dan digunakan untuk mengelabui para pejabat lain, termasuk menteri luar negeri negara asing.

Bacaan Lainnya

“Hanya butuh kurang dari 15 detik suara untuk membuat klona yang terdengar nyata,” kata Rachel Tobac, CEO SocialProof Security. Ia menyebut teknologi ini berkembang pesat. “Enam bulan lalu, butuh suara jernih satu hingga dua menit. Sekarang? Hitungan detik.”

Kasus Marco Rubio jadi bukti nyata. Seorang penipu menggunakan akun palsu di Signal dengan nama ‘marco.rubio@state.gov’. Ia mengirim pesan dan meninggalkan rekaman suara ke lima target: tiga menteri luar negeri, seorang gubernur, dan seorang senator.

“Beberapa hari setelah saya dilantik, saya dihubungi para menteri luar negeri lain, menanyakan apakah saya benar-benar mengirim pesan,” ujar Rubio. “Ini dunia baru—AI membuat segalanya bisa dipalsukan.”

Kepala Teknologi McAfee, Steve Grobman, menyebut situasi ini berbahaya. “Bahkan profesional terlatih bisa tertipu jika mendengar suara yang familiar mengajukan permintaan mendesak,” katanya. “Kita butuh alat yang lebih cerdas. Tak bisa lagi hanya mengandalkan naluri.”

FBI sendiri telah mengeluarkan peringatan sejak Mei 2025. Mereka mencatat lonjakan penipuan klona suara sejak April, dengan target utama: pejabat pemerintah dan orang-orang dekat mereka.

“Jangan langsung percaya jika mendapat pesan dari nama besar,” tegas FBI. Akun pribadi atau resmi bisa dibobol dan digunakan untuk menipu kontak-kontak lain.

Tips Menghindari Penipuan Klona Suara AI dari FBI:
  • Verifikasi identitas: Jangan percaya begitu saja. Cek nama, nomor, dan organisasi pengirim.
  • Gunakan pertanyaan rahasia: Ajukan hal yang hanya diketahui oleh orang asli.
  • Perhatikan nada bicara: AI bisa meniru suara, tapi sering keliru dalam pilihan kata dan intonasi.
  • Jangan terburu-buru: Waspadai permintaan mendesak dari nomor asing, meski suaranya terdengar akrab.

“Konten buatan AI makin sulit dikenali,” tutup FBI. “Kewaspadaan adalah perlindungan pertama.”***

Pos terkait