Kluivert Akui Kualitas Samurai Biru Setara Piala Dunia

Patrick Kluivert. - AFC
Timnas Indonesia harus menelan kekalahan pahit di laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia grup C. Bermain di kandang Jepang, skuad Garuda dihajar enam gol tanpa balas oleh tim tuan rumah, Selasa (11/6). Kekalahan ini jadi sinyal kuat bagi pelatih kepala Patrick Kluivert untuk segera berbenah jelang babak playoff akhir tahun nanti.

____________

Pelatih asal Belanda itu mengakui kualitas Jepang berada di level tertinggi. “Tim nasional Jepang adalah tim yang sangat berkualitas. Saya menyadari mereka berada di level Piala Dunia, baik secara individu maupun tim. Mereka benar-benar luar biasa,” ujar Kluivert usai laga.

Dalam pertandingan itu, Indonesia tampil tak seimbang menghadapi tekanan tuan rumah. Lini belakang terlihat goyah, dan serangan tidak cukup tajam. “Hal pertama yang perlu kami benahi adalah penyelesaian akhir. Kami butuh kekuatan lebih di lini depan. Pertahanan juga masih lemah, harus bermain lebih solid sebagai satu tim,” tambah eks striker Barcelona itu.

Bacaan Lainnya

Meski kalah telak, Kluivert memilih untuk mengambil sisi positif. Ia melihat laga ini sebagai pelajaran penting untuk menghadapi babak playoff, yang akan menentukan langkah Indonesia menuju putaran berikutnya. “Playoff nanti akan menjadi awal baru. Kami akan gunakan pengalaman hari ini untuk persiapan yang lebih matang,” tegasnya.

Sementara itu, kubu Jepang tampil superior di hadapan publik sendiri. Pelatih Hajime Moriyasu puas melihat penampilan para pemain muda yang diberi kesempatan bermain. “Kami kalah dari Australia di laga sebelumnya. Tidak mungkin kalah dua kali beruntun, jadi kami bertekad untuk menang di laga terakhir ini,” ucap pelatih 56 tahun tersebut.

Jepang memang tampil menggila sejak menit awal. Daichi Kamada membuka pesta gol di menit ke-15 dan menambah gol lagi di akhir babak pertama. Takefusa Kubo juga mencetak satu gol di antara dua gol Kamada. Jepang unggul 3-0 saat turun minum.

Di babak kedua, giliran Ryoya Morishita, Shuto Machino, dan Mao Hosoya mencatatkan nama di papan skor. Skor akhir 6-0 menutup dominasi penuh Jepang dan memastikan mereka lolos dengan status pemuncak klasemen grup C dengan koleksi 23 poin.

Moriyasu menyebut kemenangan ini adalah buah dari keberanian melakukan rotasi dan memberikan kepercayaan pada pemain debutan. “Tujuh pemain baru kami panggil kali ini. Mereka menunjukkan semangat dan agresivitas luar biasa. Bukan hanya menang, tapi juga membangun masa depan tim nasional,” tuturnya.

Bagi Indonesia, kekalahan ini memang menyakitkan. Tapi, masih ada peluang untuk lolos ke babak berikutnya lewat jalur playoff. Kuncinya, evaluasi cepat dan pembenahan total.***

Pos terkait