Warga Tarekat Shiddiqiyyah Indonesia punya tradisi mensyukuri kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 9 Ramadan, dengan mengadakan acara buka puasa bersama dan santunan serentak di seluruh Indonesia.
Tanggal 17 Agustus 1945, hari di mana kemerdekaan Bangsa Indonesia diproklamirkan, bertepatan dengan 9 Ramadan 1367 H. Dan warga Shiddiqiyyah punya tradisi merayakan hari kemerdekaan menurut kalender Masehi maupun Hijriyah.
Dalam kegiatan syukuran nikmat kemerdekaan Indonesia yang ke-82 ini, Dhilaal Berkat Rohmat Alloh (DHIBRA)—organisasi filantropi di dalam Shiddiqiyyah—mengadakan acara buka puasa dan santunan untuk 3.817 anak yatim dan dhuafa.
Acara dipusatkan di Hotel Yusro, Jombang, dan diikuti secara serentak oleh seluruh wilayah di Indonesia. Untuk kegiatan di Yusro, setiap penerima santunan mendapatkan paket senilai Rp400 ribu. Terdiri dari sembako dan uang. Bantuan diserahkan di di Ballroom Hotel,
Ketua Umum DHIBRA, Nyai Shofwatul Ummah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dimulai dengan sujud syukur di malam 9-10 Ramadan. Santunan dan acara berbuka puasa pun tak cuma digelar di Jombang, tetapi serentak secara nasional.
Kegiatan ini, menurut Nyai Shofwatul Ummah, adalah bagian dari petunjuk Mursyid Tarekat Shiddiqiyyah, Syekh Mochammad Muchtarullohil Mujataba Mu’thi.
“Kami diajarkan untuk menjadi hamba yang bersyukur dan bermanfaat bagi sesama. Semoga nikmat persatuan dan keselamatan bangsa terus bertambah,” ujarnya.
Menurut laporan sementara yang masuk pada 10 Maret 2025, ada total 3.817 orang se-Indonesia yang menerima penerima santunan, tersebar di pulau Bali, Jawa, NTB, Sulawesi, dan Sumatera. “Total dana sementara yang disalurkan Rp700 juta lebih,” lanjut Nyai Shofwatul.
Nyai Shofwatul menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan oleh warga Shiddiqiyyah tak hanya bernilai materi, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi para penerima.
“Yang terpenting adalah senyuman dan manfaat yang bisa kami berikan. Terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi,” imbuhnya.
Warga Shiddiqiyyah percaya bahwa, dengan makin banyak berbagi, Allah Swt. akan menambah keberkahan bagi bangsa Indonesia.
Acara di Yusro itu dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin, yang membacakan sambutan Bupati Jombang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, tamu undangan dari berbagai komunitas, serta perwakilan NU dan Muhammadiyah.
Acara ditutup dengan doa dari Mursyid Shiddiqiyyah dan buka bersama. ***





