Api Los Angeles Tak Kunjung Padam, Terpaan Angin Kering Diprediksi Bakal Memperburuk Keadaan

Kebakaran Los Angeles belum juga berhasil dipadamkan. Ancaman angin kering yang bertiup kencang mengintai beberapa hari ke depan. (Tangkapan Layar ABC News)
Para pejabat Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), memperingatkan, angin kering yang lebih kencang bakal datang kembali pada Selasa, 14 januari 2024, dan akan bertiup selama beberapa hari ke depan. Angin yang bertiup dari gurun itu diprediksi makin memperparah kobaran api yang telah menyala selama tujuh hari di kota terbesar kedua AS tersebut.

“Angin dengan kecepatan hingga 110 km/jam, berarti situasi yang sangat berbahaya, akan diumumkan mulai Selasa dini hari,” kata ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional AS, Rose Schoenfeld, dikutip AFP, Selasa, 14 Januari 2024.

Pejabat setempat bahkan menegaskan jika kekuatan angin yang mereka beri nama Santa Ana tesebut kemungkinan mendekati tingkat badai.

“Embusan angin itu dapat mengipasi api dan menyebarkan bara api dari zona kebakaran yang ada ke area baru,” demikian petugas pemadam kebakaran memperingatkan, sebagaimana dilansir AFP.

Bacaan Lainnya

Menurut data terbaru pada Senin, 13 Januari 2025, jumlah korban tewas akibat kebakaran mencapai 24 orang. Delapan korban ditemukan di Palisades, sedangkan 16 lainnya di Eaton.

Puluhan ribu hektare lahan hangus, berubah menjadi puing-puing. Ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Ratusan ribu orang harus dievakuasi.

Upaya pemadam telah berhasil menghentikan titik penyebaran api pertama, di wilayah Palisades, area sisi barat LA yang dipenuhi rumah-rumah mewah. Namun otoritas setempat juga memperingatkan, kondisi bisa memburuk secara drastis beberapa hari mendatang.

Mereka menggambarkan situasi yang diprediksi bakal terjadi itu dengan, “kebakaran yang ekstrem dan kondisi yang mengancam jiwa”.

Di tengah bencana ini, otoritas setempat memberlakukan jam malam di zona yang dievakuasi. Pemerintah juga mendatangkan tentara Garda Nasional untuk berjaga-jaga.

Kebijakan ini diambil menyusul maraknya penjarahan di tengah kebakaran. Beberapa penjarah dilaporkan telah ditangkap, termasuk seorang pencuri yang menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran.

Gubernur California Gavin Newsom berjanji Los Angeles akan dibangun kembali. Namun, Presiden AS terpilih, Donald Trump, menyebut Gubernur tidak kompeten karena tak juga mampu memadamkan api, kendati operasi pemadaman telah berlangsung selama 24 jam sehari sejak kebakaran pertama terjadi.

Upaya pemadaman itu bahkan sampai mendatangkan kru dari Meksiko pada Ahad, 12 Januari 2025. Mereka bergabung dengan tim dari seluruh California dan di seluruh AS bagian barat yang datang untuk membantu.

Pos terkait