Arab Saudi resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 setelah keputusan diumumkan pada Kongres Luar Biasa FIFA, yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (11/12).
Penunjukan ini menjadikan Arab Saudi sebagai tuan rumah tunggal pertama dari turnamen yang diikuti oleh 48 tim, sebuah sejarah baru dalam dunia sepak bola.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2034 akan menjadi edisi pertama yang diadakan sepenuhnya di satu negara sejak perubahan format menjadi 48 tim. Piala Dunia 2026 akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, sementara edisi 2030 akan diadakan di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Tiga pertandingan pembukaan dilakukan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai peringatan 100 tahun turnamen ini.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan dukungannya terhadap keputusan ini. Arab Saudi akan menjadi tuan rumah turnamen yang “spektakuler” dan “unik.” Keputusan ini mencerminkan reputasi Arab Saudi yang semakin berkembang sebagai destinasi internasional kelas dunia dan penyelenggara berbagai acara olahraga global.
Infantino memuji proses pengajuan Arab Saudi yang dinilai luar biasa. “Piala Dunia 2034 – yang pertama di abad baru – akan menjadi acara yang spektakuler. Apa yang diajukan Arab Saudi dalam upaya mereka benar-benar luar biasa,” ujarnya dikutip dari laman FIFA, Jumat (13/12).
Ia juga menyoroti bagaimana turnamen ini akan menjadi katalisator perubahan sosial di Arab Saudi. Negara ini telah membuka diri kepada dunia dalam beberapa tahun terakhir. “Piala Dunia FIFA akan lebih memperkenalkan budaya, alam, serta keramahan Arab Saudi kepada dunia. Ini akan menjadi pengubah permainan bagi seluruh dunia,” imbuhnya
Turnamen ini juga akan menjadi unik karena seluruh pertandingan, sebanyak 104 laga, akan diadakan di satu negara. Infantino menekankan kemudahan perjalanan antar-kota yang akan dirasakan para penggemar, menjadikan pengalaman ini berbeda dari turnamen sebelumnya.
Menanggapi pengumuman ini, Yang Mulia Pangeran Abdulaziz Bin Turki Bin Faisal Al Saud, Menteri Olahraga Arab Saudi, menyampaikan rasa bangganya. Ia berjanji Arab Saudi akan menyelenggarakan kompetisi yang luar biasa bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
“Sepak bola di Kerajaan Arab Saudi bukan sekadar olahraga. Ini adalah bagian dari kehidupan kita,” ujarnya dikutip dari Arab News.
“Kami terinspirasi oleh Visi 2030 Arab Saudi untuk bermimpi besar dan mewujudkannya. Kini, kami menjanjikan turnamen yang tak terlupakan. Dengan partisipasi semua pihak, kami akan menciptakan sejarah baru bagi sepak bola dunia.”
Sejarah dan Persiapan Panjang
Penunjukan Arab Saudi sebagai tuan rumah tunggal turnamen ini merupakan hasil dari proses panjang. Negara ini sebelumnya mengajukan niatnya untuk menjadi tuan rumah pada Oktober 2023. Arab Saudi lantas mendapatkan dukungan penuh dari Dewan FIFA serta konfederasi-konfederasi sepak bola dunia.
Delegasi FIFA juga sempat mengunjungi Arab Saudi untuk meninjau persiapan negara tersebut, termasuk proyek infrastruktur dan fasilitas olahraga yang akan digunakan. Dengan slogan resmi “Growing Together,” Arab Saudi menjadikan turnamen ini sebagai bagian dari transformasi besar dalam kerangka Visi 2030, yang berfokus pada pertumbuhan sosial, ekonomi, dan budaya.
Arab Saudi kini bersiap menyambut dunia dengan ambisi besar, memastikan turnamen ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola global.***





