Wapres Gibran Klaim Ibu-ibu Paling Mendukung Makan Bergizi Gratis

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan sambutan dalam Acara Konbes Fatayat NU 2024, di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, 13 Desember 2024. (Setwapres)
Kata Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rencananya bakal dimulai Januari 2025 dapat banyak dukungan, terutama dari kaum ibu-ibu.

“Kami sering berkunjung ke sekolah-sekolah untuk mengecek persiapan program makan bergizi gratis, ini tanggapannya luar biasa sekali,” kata Gibran, saat menyampaikan sambutan pada Konferensi Besar (Konbes) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) 2024, di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Desember 2024.

Konbes Fatayat NU 2024 digelar tiga hari, Jumat-Ahad, 13-15 Desember 2024. Mengangkat tema “Organisasi Digdaya: Perempuan Berdaya dan Berkarya”. Acara diikuti 37 perwakilan wilayah.

“Dan yang paling mendukung, paling men-support program ini,” kata Gibran di depan anggota Fatayat, “adalah para perempuan-perempuan, orang tuanya, ibu-ibunya.”

Bacaan Lainnya

Gibran lalu bercerita, banyak kaum perempuan yang menanyakan kapan MBG dimulai, bahkan sejak sebelum dia dilantik jadi Wapres.

Menurut pandangan Wapres Gibran, program makan bergizi gratis menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di samping itu, katanya, makan bergizi gratis menjadi program yang sangat strategis. Sebab, program ini disinyalir dapat mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Karena meningkatkan perputaran uang mencapai Rp8 miliar per desa per tahun. Jadi, luar biasa sekali,” kata Gibran.

Maka itu, Gibran pun berharap semua lapisan masyarakat, termasuk Fatayat NU, ikut mengawal pelaksanaan program makan bergizi gratis.

“Tahun depan insya Allah ini akan berjalan, dan saya mohon para sahabat, Bapak, Ibu sekalian untuk ikut mengawal program ini,” kata Gibran.

Fatayat NU Siap Dilibatkan dalam Program MBG

Fatayat NU, yang merupakan badan otonom (banom) di bawah Pengurus Besar NU dari kalangan perempuan muda—dengan usia maksimal 45 tahun—pun menyatakan siap mendukung program MBG.

Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah mengatakan, pihaknya bahkan sudah digandeng pemerintah untuk terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Kerja sama yang dijalin, kata Margaret, dengan melibatkan organisasi di tingkat wilayah dengan pemerintah.

Pos terkait