Kaesang Pernah Mendapat Arahan dari Presiden Jokowi, Suara PSI Naik Pesat dalam 30 Jam

(Tangkapan layar dari website SIAP: Sistem Informasi Administrasi PSI)
JAKARTA—Ketika banyak pengamat politik dan lembaga survei memprediksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemungkinan besar tak lolos ke Senayan karena perolehan suara nasionalnya minimalis, suara partai yang dipimpin Kaesang pangarep ini naik 102 ribu dalam 30 jam. Kaesang mengaku pernah mendapat ‘arahan’ Presiden Joko Widodo alias Jokowi, ketika keduanya bertemu di Bandung, 3 Februari 2024 lalu.

Perihal peningkatan pesat suara PSI tersebut awalnya diketahui dari unggahan akun X—sebelumnya Twitter@MSMujab22 pada Jumat, 1 Maret 2024, Peningkatan suara signifikan tersebut, menurut akun tersebut, diketahui dari data di Sirekap Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hingga Jumat (1/3/2024) pukul 06.0 WIB, perolehan suara PSI mencapai angka 2.291.882 suara, setara 3 persen dari seluruh suara yang telah masuk.

Pekembangan suara PSI yang terhitung pesat itu, kata akun tersebut, terjadi sejak penghitungan sempat diberhentikan dan diganti dengan perhitungan manual. “Live update ledakan suara PSI, 2 jam nambah 19k suara hanya dari 110 TPS saja,” tulis akun @MSMujab22.

Sebagai informasi, sebelumnya PSI hanya mencatatkan perolehan 2.7 persen suara saat progress data TPS yang masuk mencapai 64.61 persen pada Senin, 26 Februari 2024 pekan lalu. Perolehan tersebut kemudian menanjak ke angka 3.12 persen saat progress data TPS yang masuk mencapai 65.73 persen pada Sabtu, 2 Maret 2024. Dengan demikian, ada 0.42 persen penambahan suara PSI dari hanya tambahan 1.12 persen TPS.

Bacaan Lainnya

Akun Mujab meng-input data perbandingan antara pukul 17:00 WIB dengan 19:00 WIB pada tanggal 1 Maret 2024. PSI, yang sebelumnya 3,05 persen dengan populasi TPS 540.614, menjadi 3,07 persen dengan 110 TPS tambahan.

Satu jam kemudian, suara kembali diperbaharui dan naik sebanyak 9 ribu suara menjadi 3,08 persen, “Pelan pelan dong bosss, gue bikin rekapnya capek. Kok udah nambah 9k suara dalam sejam,” tulis @MSMujab22.

(Tangkapan layar akun X @MSMujab22)

Akun tersebut juga menyebut jika lonjakan suara terjadi pula pada Partai Gelora. Sejak awal penghitungan suara Pemilu, partai pendukung Koalisi Indonesia Maju (KIM0 pimpinan Anies Matta tersebut hanya meraup 1, 05 persen.

Namun, sesuai penghitungan per 1 Maret 2024, pukul 21:00, menurut @SSMujab22,  “Penambahan 102 TPS, PSI dapet 12k, Gelora dapet 17k.” Dengan demikian, PSI mencapai 3,09 persen dan Gelora naik dari 1,38 persen menjadi 1,41 persen.

Pertengahan malam menuju tanggal 2 suara PSI sudah menyentuh 3,11 persen dan Gelora 1,43 persen. Dengan kata lain, persentase suara PSI dan Gelora selalu bertambah, dan bisa jadi mendapat kursi di Senayan saat penghitungan berakhir.

2 Maret 00:00, jengjeng PSI sudah 3,11%. Kalau lajunya tetap, maka 4% bukan hanya angan-angan. Herannya “ledakan” ini cuma ada di PSI dan Gelora,” demikian akun @MSMujab22 menutup cuitan bersambungnya.

Pos terkait