Maret (1 persen wilayah RI)
- Bali (3 zona)
- Banten-DKI (1)
- NTB (3)
April (17 persen wilayah RI)
- Bali (9 zona)
- Banten-DKI (1)
- DI Yogyakarta (2)
- Jawa Barat (2)
- Jawa Tengah (2)
- Jawa Timur (45)
- Lampung (3)
- Nusa Tenggara Barat (21)
- Nusa Tenggara Timur (27)
- Sulawesi Selatan (1)
Mei (22 persen wilayah)
- Aceh (3 zona)
- Bali (6 zona)
- Banten-DKI (8 zona)
- Daerah Istimewa Yogyakarta (6 zona)
- Jawa Barat (19 zona)
- Jawa Tengah (34 zona)
- Sulawesi Selatan (6 zona)
- Sumatera Utara (9 zona)
Juni (22 persen wilayah)
- Aceh (5 zona)
- Bali (2 zona)
- Banten dan DKI Jakarta (6 zona)
- Jabar (15 zona)
- Jateng (12 zona)
- Jatim (1 zona)
- Sulsel (3 zona)
- Sumut (7 zona)
Juli (10 persen wilayah)
- Gorontalo (3 zona)
- Jabar (1 zona)
- Jatim (2 zona)
- Sulsel (7 zona)
- Sulteng (12 zona)
Agustus (4 persen wilayah)
- Kalimantan Selatan (4 zona)
- Kalimantan Timur (3 zona)
- Maluku (2 zona)
- Maluku Utara (5 zona)
- Sulsel (6 zona)
- Sulteng (5 zona)
- Sultra (3 zona)
September (2 persen)
- Maluku (3 zona)
- Maluku Utara (2 zona)
- Papua Barat (5 zona)
- Sulteng (5 zona)
- Sulut (2 zona)
Selengkapnya simak tabel berikut ini:
(Farhan | Toni)





