Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, sebagai perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, juga mengaku pihaknya pro-petani tembakau. “Posisi TKN Prabowo-Gibran adalah pro-petani tembakau. Karena petani, apa pun varietasnya, harus kita bela,” kata Viva Yoga, dikutip Sabtu (25/11).
Bagi TKN, kata dia, petani tembakau bukan sekadar pekerjaan. Apalagi, kata Viva Yoga, negara telah memberi perlindungan terhadap petani dengan undang-undang. “Sudah ada UU tentang pemberdayaan dan perlindungan petani, dan beberapa UU yang berkaitan dengan petani itu sudah ada. Sekarang tinggal mengimplementasikan UU itu,” katanya.
Terkait polemik RPP Kesehatan, menurut Viva Yoga, tidak bisa dipersoalkan dari sisi kesehatan saja. Kata dia, ada banyak hal yang bisa dibahas lebih jauh dari IHT, seperti sektor ekonomi hingga sosial budaya.
“Yang ingin saya katakan bahwa masalah tembakau ini bukan hanya kesehatan, tetapi juga persoalan hak hidup sebagai warga negara, persoalan ekonomi rakyat kecil, persoalan sosial budaya, dan persoalan industri. Dari tembakau punya spektrum yang luas daripada sekadar kesehatan,” tegasnya.
Viva Yoga juga menyatakan perlu adanya upaya yang konkret untuk memajukan IHT. Salah satunya, kata dia, dengan mengembangkan varietas rasa rokok lokal. “Oleh karena itu, perlu ada upaya secara sistematis berupa pengembangan varietas, yang kira-kira nanti soal rasa tidak kalah dari produk impor. Tembakau dan rokok itu kan soal rasa,” kata dia
Anggota DPR Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah, selaku perwakilan Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), sama juga, mengaku pro-petani tembakau. “Saya kira posisi kami dari AMIN adalah, yang pertama, perlindungan pada petani tembakau. Itu satu hal yang tidak bisa ditawar,” kata Luluk.
Menurut Luluk, petani tembakau memiliki hak konstitusional untuk dilindungi negara. “Mereka juga punya hak untuk mendapatkan jaminan bahwa kerjanya itu dilindungi, baik saat kerja produksi atau pascproduksi. Termasuk juga perlindungan kesejahteraan petani tembakau. Ini sangat penting,” tegas Luluk.
Janji yang manis di musim dulang suara. Semoga saja jika benar-benar terpilih tidak mendadak amnesia.





