Menurut Rommy PPP Ada Dua Modus untuk Menggelembungkan Suara PSI, Kata Jokowi Itu Urusan Partai  

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, 25 September 2023. Waktu itu, Kaesang Pangarep—putra bungsu Jokowi—menargetkan PSI lolos parlemen di Pemilu 2024.(Dok. Republika)

Berdasarkan data teranyar real count KPU per Senin (4/3) pukul 04.00 WIB, PSI mendapatkan suara sebesar 3,13 persen atau 2.404.199 suara. Perolehan itu didapat dari 65,84 persen atau 542.018 TPS dari total 823.236 TPS di Indonesia.

Akhir pekan lalu, Jumat (1/3), saat suara yang tercatat Sirekap mencapai 65,34 persen, perolehan suara PSI masih di angka 2.291.882. Sejumlah pihak pun menganggap kenaikan suara PSI itu janggal.

Bacaan Lainnya

Hasil quick count beberapa survei pun sebelumnya menyatakan PSI tidak akan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen. Perolehan suaranya mentok di bawah 3 persen. Menurut quick countLitbang Kompas, misalnya, dari data masuk 99,35 persen, PSI hanya memperoleh suara sebesar 2,81 persen.

Juru Bicara PSI Sigit Widodo menganggap lonjakan suara partainya di Sirekap KPU masih wajar, lantaran suara di daerah-daerah unggul baru tercatat masuk rekapitulasi.

Sigit mengeklaim kondisi lonjakan suara PSI ini bukan bentuk penggelembungan suara, melainkan sekadar perhitungan suara normal. Meski begitu, ia memastikan posisi PSI saat ini masih menunggu hasil hitung resmi KPU.

Anies Minta Pemerintah Bertanggung Jawab

Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Anies Baswedan, juga menduga ada kecurangan yang mengakibatkan suara PSI naik tajam beberapa hari terakhir. Anies meminta agar Pemerintah bertanggung jawab.

“Jangan sampai peristiwa-peristiwa yang berupa penyimpangan lolos dari pengawasan. Dan yang penting lagi jangan sampai terjadi,” ujar Anies, menjawab awak media, Senin (4/3/2024).

Menurut Anies, dugaan terjadinya penyelewengan itu akan merusak kepercayaan masyarakat pada Pemilu. “Begitu menjadi kejadian seperti ini, kepercayaan masyarakat merusak Pemilu,” ujarnya.

“Jangan sampai membuat Pemilu cacat. Nila setitik rusak susu sebelanga. Maka akan merusak semua, hilang terhadap proses Pemilu kemarin. Pemerintah juga harus bertanggungjawab,” ujar Anies. Dia mengharapkan agar dilakukan pengawasan terhadap PSI.

“Walaupun ketua (PSI) anaknya Presiden, apapun bisa dilakukan pada partai anak Presiden, harusnya pengawasan lebih ketat lagi. Jajaran di bawah, walau tanpa diperintah, insiatif-inisiatif bisa terjadi itu,” ucap Anies.

Sedangkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi tak ingin mengomentari soal anomali ledakan suara partai yang dipimpin putra bungsunya itu.

“Itu urusan partai. Tanyakan ke partai, tanyakan ke KPU,” kata Jokowi, di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/3/2024).◼︎

Pos terkait