Jenis-Jenis Kolesterol
Kolesterol juga banyak jenisnya. Maka, mengenali jenis-jenis kolesterol adalah langkah awal untuk memahami bagaimana menjaga “kolesterol normalnya berapa”—agar tetap dalam batas sehat. Berikut ini jenis-jenis kolesterol:
1. LDL (Low-Density Lipoprotein)
Sering disebut sebagai ‘kolesterol jahat’. Meski diperlukan tubuh, kadar LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
2. HDL (High-Density Lipoprotein)
Dikenal sebagai ‘kolesterol baik’. HDL berfungsi mengangkut kolesterol dari jaringan tubuh kembali ke hati, di mana kolesterol tersebut dibuang atau dipecah. Ketika tingkat HDL tinggi, aka risiko penyakit jantung menjadi lebih rendah.
3. Trigliserida
Meskipun bukan kolesterol, trigliserida sering diperiksa bersamaan dengan kolesterol dalam tes darah. Trigliserida adalah jenis lemak yang ada di dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi bisa menandakan masalah kesehatan lain, termasuk risiko tinggi penyakit jantung.
4. VLDL (Very Low-Density Lipoprotein
Seperti LDL, VLDL juga dianggap berbahaya. VLDL membawa trigliserida, dan saat trigliserida dihilangkan dari VLDL di aliran darah, apa yang tersisa berubah menjadi LDL.





