Walikota Eri Cahyadi Raih Penghargaan ‘The Right Man On The Right Place’

SURABAYA–Walikota Surabaya Eri Cahyadi berhasil meraih anugerah ‘The Right Man On The Right Place’ kategori the most responsive leader with servant leadership.

Penghargaan yang diberikan oleh Lensa Indonesia itu diberikan langsung oleh CEO Lensa Indonesia Group Arif Rahman, dan diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya Ira Narulita Puspitarini yang mewakili Wali Kota Eri yang berhalangan hadir.

Seusai menerima penghargaan, Plt Diskominfo Kota Surabaya Ira Narulita Puspitarini menyampaikan permohonan maaf dari Walikota Eri yang tidak bisa hadir secara langsung karena ada acara yang tidak bisa diwakilkan. Menurutnya, berkali-kali Walikota Eri menyampaikan bahwa membangun Kota Surabaya ini bersama semua elemen masyarakat, bersama semua pentahelix.

“Nah, salah satunya adalah media. Peran media itu sangat penting karena ikut membangun dan mewarnai kota ini dalam pembangunannya,” kata dia, dikutip Selasa, 31 Oktober.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, ia menyampaikan terimakasih banyak kepada Lensa Indonesia Grup yang telah memberikan penghargaan ini kepada Walikota Eri. Ia berharap ke depannya bisa semakin bersinergi dalam membangun Kota Surabaya.

“Semoga semakin sukses dan semoga ke depannya bisa semakin bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun Kota Surabaya,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Lensa Indonesia Group Arif Rahman mengatakan, Walikota Eri layak mendapatkan penghargaan ini karena merupakan salah satu kepala daerah yang kaya inovasi dalam mengembangkan pelayanan. Berbagai terobosan dan inovasinya sudah banyak menyita perhatian publik.

Buktinya, menurut dia, sebanyak 69 penghargaan nasional dan internasional sudah diraih Eri dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun, baik penghargaan untuk personal maupun instansi sebagai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Bahkan, sejak awal dilantik menjabat Walikota Surabaya pada 26 Februari 2021, ia langsung bergerak menelurkan berbagai inovasi kreatifnya demi melayani warga Kota Surabaya. Berbagai terobosan dalam bidang pelayanan publik dilakukannya kala itu. Bahkan, pelayanan publik yang berkaitan dengan administrasi kependudukan dimintanya berhenti di tingkat kelurahan dan kecamatan, dan terobosan itu berhasil hingga warga Surabaya tidak perlu jauh-jauh ke tengah kota untuk mengurus administrasi kependudukan,” kata Arif.

mg-03

—-

Pos terkait