Ia juga berpesan agar para senior tidak mematahkan semangat generasi muda karena satu kesalahan. “Kalau anak muda dibunuh karakternya ketika gagal, selesai. Tidak akan pernah ada anak muda yang berani mengambil risiko,” tegasnya.
Bagi Eri, kesalahan adalah bagian dari proses belajar. “Setiap orang pasti punya kesalahan. Tapi keberanian meminta maaf, itulah kesempurnaan di hadapan masyarakat dan di hadapan Gusti Allah,” pungkasnya.***





