Wajik, Kuliner Filosofis Peninggalan Majapahit yang Masih Eksis

  • 500 gram beras ketan putih
  • 200 ml air
  • 200 gram gula merah
  • 150 ml santan kental
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 2 lembar daun pandan
  • Daun pisang (alas saji)

Cara membuat:

  1. Rendam beras ketan selama 2 jam, lalu kukus selama 20 menit. Sisihkan.
  2. Rebus air dan daun pandan, setelah mendidih masukkan ketan yang sudah dikukus. Lalu masak hingga airnya menyusut. Angkat dan sisihkan.
  3. Masak santan, gula merah, garam, daun pandan, dan vanili. Masak sambil terus diaduk hingga teksturnya mengental.
  4. Masukkan beras ketan ke dalam larutan gula merah, aduk merata hingga saus gula merahnya meresap.
    Setelah gula benar-benar meresap, masukkan wajik ke dalam cetakan yang diberi alas daun pisang.
  5. Setelah dingin, potong-potong sesuai selera lalu sajikan dengan teh hangat.
  6. Anda bisa mengganti sebagian gula merah dengan gula pasir. Fungsi dari penambahan gula pasir adalah untuk menambah kepekatan warna wajik (efek karamelisasi).
(Septia)

Pos terkait