Pelari Kenya Terlantar di Jember, Warga Gotong Royong Bantu hingga Bisa Berangkat ke Jakarta

Pelari Kenya Terlantar
Pelari asal Kenya, Maritim Thomas Kipkorir (tengah) berfoto bersama warga Jember yang menolongnya. ---PDI Perjuangan Jatim

Seorang pelari asal Kenya, Maritim Thomas Kipkorir, sempat terlantar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah kehabisan biaya usai mengikuti lomba lari 10 kilometer. Berkat kepedulian sejumlah warga, Thomas akhirnya mendapat bantuan untuk melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.


Thomas datang ke Jember untuk mengikuti ajang lari 10 kilometer yang diselenggarakan sebuah penyelenggara acara lokal. Ia membawa uang secukupnya karena berharap hadiah sebesar Rp10 juta bagi juara dapat digunakan sebagai ongkos pulang ke negaranya.

Namun harapan itu tidak terwujud. Setelah perlombaan selesai, Thomas baru mengetahui hadiah uang tunai hanya diberikan kepada peserta warga negara Indonesia yang dapat menunjukkan identitas resmi.

Ketentuan tersebut memang tercantum dalam peraturan lomba, tetapi hanya ditulis dalam bahasa Indonesia. Sementara promosi acara tersebar luas melalui media sosial sehingga dapat diakses peserta dari berbagai negara, termasuk Thomas.

Bacaan Lainnya

Akibatnya, tabungan yang dibawanya habis. Ia tidak memiliki cukup uang untuk membeli tiket pulang maupun membayar penginapan.

Di tengah kesulitannya, Thomas bertemu dengan Enos Arif Wawanda, warga Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Tanpa ragu, Wawan mengajak Thomas tinggal sementara di rumahnya. Ia menyediakan tempat beristirahat dan makanan sambil membantu mencari solusi atas persoalan yang dihadapi pelari asal Kenya tersebut.

Dari hasil komunikasi, diketahui Thomas memiliki seorang sepupu yang sedang berada di Indonesia untuk mengikuti ajang lari lain di Pekanbaru.

Aksi Gotong Royong

Wawan kemudian meminta bantuan adiknya, Nanda Puspita, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Jember.

Nanda selanjutnya berkoordinasi dengan Riana Andrian serta Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata DPC PDI Perjuangan Jember, Ayu Fitriananda, guna mencari jalan keluar.

“Selama ini kalau ada persoalan seperti itu saya selalu meminta bantuan Mbak Ayu. Jadi otomatis saya menghubunginya,” kata Nanda seperti dilansir laman PDIP Jawa Timur, Selasa (21/7/2026).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan