Tiga Bidang Unair Jadi Nomor 1 Nasional

Unair
Gedung Rektorat Unair. - Humas Unair
Unair menempatkan tiga bidang studi di posisi nomor 1 Indonesia pada QS WUR by Subject 2026.

Universitas Airlangga (Unair) menegaskan daya saing globalnya setelah menempatkan tiga bidang studi sebagai yang terbaik di Indonesia dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.

Tiga bidang itu ialah Veterinary Science dan Dentistry, yang sama-sama berada di peringkat 51–100 dunia, serta Pharmacy & Pharmacology di peringkat 251–300 dunia.

Data itu tercantum dalam rilis QS dan publikasi resmi Unair yang terbit pekan ini. 

Bacaan Lainnya

QS WUR by Subject 2026 menjadi salah satu pemeringkatan global paling luas karena menilai 55 bidang ilmu di lima rumpun besar, dengan cakupan lebih dari 21.000 program akademik dari sekitar 1.900 institusi di 100 negara.

Dalam penilaiannya, QS menggunakan sejumlah indikator utama, antara lain reputasi akademik, reputasi di mata pemberi kerja, sitasi per makalah, H-index, serta jejaring riset internasional untuk rumpun bidang yang lebih luas. 

Capaian itu memperkuat posisi Unair sebagai salah satu kampus unggulan Indonesia, terutama di bidang kesehatan dan ilmu hayati. Tak berhenti pada tiga bidang nomor 1 nasional, Unair juga mencatat 20 bidang masuk pemeringkatan QS tahun ini.

Dari jumlah itu, 16 bidang berhasil menembus Top 500 dunia. Data ini menunjukkan kekuatan Unair tidak hanya bertumpu pada satu-dua fakultas, tetapi menyebar di banyak disiplin ilmu. 

Sebaran Kuat di Banyak Bidang

Pada kelompok peringkat 2 nasional, Unair mencatat posisi kuat lewat Medicine, Chemistry, Accounting & Finance, Economics & Econometrics, serta Law. Sementara pada peringkat 3 nasional, kampus ini menempatkan English Language & Literature, Modern Languages, Biological Sciences, Mathematics, Anthropology, Politics & International Studies, dan Sociology.

Business & Management Studies berada di peringkat 4 nasional, lalu Physics & Astronomy serta Chemical Engineering di posisi 5 nasional. Adapun Computer Science & Information Systems serta Agriculture & Forestry menempati peringkat 6 nasional. 

Di level rumpun besar, performa Unair juga terjaga. Life Sciences & Medicine berada di peringkat 2 nasional, Social Sciences & Management di posisi 3 nasional, Arts & Humanities peringkat 4 nasional, dan Engineering & Technology di kisaran peringkat 5 nasional.

Untuk Life Sciences & Medicine, QS juga menampilkan Unair di peringkat =326 dunia, di bawah Universitas Indonesia yang berada di posisi =281. 

Rektor Tekankan Reputasi dan Riset

Rektor Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika. “Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan konsistensi Unair dalam membangun reputasi global dan menghasilkan riset berdampak. Kami terus mendorong publikasi bereputasi, kolaborasi internasional, inovasi, serta peningkatan kualitas lulusan,” ujar Madyan, Minggu, 29 Maret 2026, seperti dikutip dari laman resmi Unair. 

Di saat persaingan kampus makin ketat, hasil QS ini menjadi sinyal bahwa pertarungan perguruan tinggi kini tak lagi hanya soal nama besar, tetapi juga kekuatan riset, reputasi global, dan kepercayaan industri.

Unair kini tidak sekadar ikut bersaing. Kampus ini mulai menancapkan posisi. ***

Pos terkait