“Surabaya telah menetapkan Museum Kelahiran Bung Karno di Jl. Pandean IV No. 40, Peneleh, Kec. Genteng, Surabaya, dan menetapkan 6 Juni 1901 sebagai hari lahir Bapak Bangsa. Sementara Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Jombang sedang bersiap menetapkan rumah kelahiran Bung Karno di Ploso, Jombang,” tambah Arif Setiawan, anggota Tim Ahli Cagar Budaya Jombang.
Selama di Jakarta, rombongan juga singgah di kantor majalah Tempo dan berkoordinasi dengan pusat data ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia). “Kami sempat singgah di Kantor Majalah Tempo, sebab beberapa kali Tempo membuat liputan khusus soal Bung Karno. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Badan Arsip Nasional untuk mencari data-data Sukarno,” tambah Arif.
Keluarga Ndalem Pojok sangat bersyukur atas sambutan baik dari keluarga Bung Karno di Jakarta. “Kami sangat bersyukur bahwa usulan dan penemuan ini direspons dengan baik. Ini adalah amanat dari semua pihak pada sarasehan malam Haul Bung Karno pekan lalu. Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf. Semoga Tuhan Yang Maha Berkat dan Maha Rahmat senantiasa menuntun perjuangan ini,” tutup Kushartono.♦





