UNESCO menetapkan Malang dan Ponorogo sebagai Kota Kreatif Dunia 2025, menambah daftar Indonesia menjadi tujuh kota kreatif dengan pengakuan global atas budaya dan inovasi digitalnya.
Tag: Budaya
Ponorogo Resmi Jadi Kota Kreatif Dunia UNESCO, Lengkapi Status Reog sebagai Warisan Budaya Dunia
Ponorogo resmi bergabung dengan UNESCO Creative Cities Network kategori kerajinan dan seni rakyat, melengkapi pengakuan global Reog sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia.
Makna di Balik Labu, Kostum, dan Warna Hitam-Oranye di Hari Halloween
Labu, kostum, dan warna hitam-oranye di Hari Halloween punya makna mendalam: kisah tentang kehidupan, kematian, dan cahaya di tengah kegelapan malam.
Rabu Wekasan dan Kepercayaan Turunnya Bala
Sebagian masyarakat masih meyakini hari ini sebagai waktu turunnya bala bencana. Karena itu, muncul berbagai tradisi tolak bala, mulai dari salat empat rakaat khusus, doa bersama, hingga pembacaan wirid.
“Kamis Mlipis”, Jurus Surabaya Selamatkan Bahasa Ibu dari Kepunahan
Bahasa Jawa dialek Surabaya dengan kosakata khas seperti rek dan koen akan dimanfaatkan dalam kegiatan belajar, termasuk mendongeng dan berpidato.
Malam Satu Suro: Saat Waktu dan Jiwa Bertemu dalam Hening
Di berbagai daerah, Malam Suro dirayakan dengan tradisi-tradisi penuh makna.
Parade Surabaya Vaganza 2025 Usung Tema Dongeng, Siap Manjakan Keluarga
Parade ini akan menyuguhkan nostalgia seru melalui berbagai cerita rakyat dari Indonesia dan mancanegara, mulai dari Si Kancil, Jaka Tarub, Keong Mas, hingga Cinderella dan Pinokio.
Mbok Yem, Sosok Legendaris Gunung Lawu Tutup Usia
Mbok Yem sebelumnya sempat menjalani rawat jalan di RSU Aisyiyah Ponorogo, kemudian melanjutkan masa pemulihannya di rumah. Namun, ia meninggal dunia pada Rabu, 23 April 2025 pukul 13.30 WIB.
Kanwil Kemenkum Jawa Timur Anggap Sound Horeg sebagai Karya Anak Bangsa dan Layak Dapat HAKI
Sound horeg berpotensi memperoleh hak kekayaan intelektual dalam bidang hak cipta, desain industri, atau hak lainnya, karena ada berbagai komponen dalam proses penciptaannya.
Rizki Rahma, Dalang Perempuan Milenial Asal Yogya Kenalkan ‘Wayang Sinema’. Apakah Itu?
Menurut Rahma, seni tradisional Indonesia harus tetap bertahan dan berkembang meski diterpa budaya asing.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









