Situs Persada Sukarno dan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Syukuran Hari Pancasila Menggema di PBB

Kediri – Situs Persada Ndalem Pojok Kediri  akan menggelar tasyakuran peristiwa bersejarah ketika Pancasila dikumandangkan di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), 30 September 1960.

Acara bersama Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, lintas komunitas, dan budayawan ini akan berlangsung di rumah masa kecil Presiden Sukarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, pada Ahad (29/10/2024).

Ketua Harian Situs Persada Sukarno, Kushartono, menyatakan bahwa acara tasyakuran bertujuan untuk mengingatkan generasi muda akan sejarah penting tersebut.

“Kita hampir lupa bahwa pada tanggal 30 September 1960, Pancasila dibawa oleh Presiden Sukarno ke Sidang Umum PBB untuk membangun dunia baru yang damai. Fakta bahwa banyak dari kita tidak tahu atau melupakan peristiwa ini menunjukkan pentingnya tasyakuran ini,” ungkap Kushartono, Sabtu (28/9/2024).

Bacaan Lainnya

Rangkaian acara tasyakuran ini tidak hanya diisi dengan doa bersama lintas agama, tetapi juga dengan dialog kebangsaan.

Dalam dialog tersebut, setiap peserta diharapkan dapat memberikan masukan untuk memastikan generasi muda tidak melupakan sejarah ini.

Budayawan Kediri, Ari Hakim LC, menyatakan dukungannya terhadap acara tersebut.

“Syukuran ini penting agar generasi muda sadar bahwa Bung Karno berjuang agar Pancasila dijadikan piagam perdamaian dunia di PBB. Ini sangat keren dan membanggakan,” kata Ari Hakim LC.

Ia berharap semangat perjuangan Bung Karno dapat menjadi teladan bagi generasi muda.

Acara tersebut juga  diwarnai dengan penyambutan rombongan Abdi Dalem Keraton Jogjakarta  dengan tarian tradisional dan pemberian karangan bunga.

Setelah itu, acara akan dilanjutkan dengan doa bersama, sarasehan, serta napak tilas perjalanan sejarah Bung Karno di Situs Persada Soekarno.

“Rombongan Abdi Dalem akan kami sambut dengan seni tari. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama, diskusi, dan napak tilas sejarah Bung Karno.

Acara akan ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia yang bertujuan merajut perdamaian Nusantara,” jelas Sumaryono, Sekretaris Panitia Tasyakuran.

Pos terkait