Proses naturalisasi tiga pemain sepak bola, Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy, semakin mendekati tahap akhir. Setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Paripurna DPR RI, kini dokumen naturalisasi mereka tinggal menunggu penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menandatangani Keppres Naturalisasi pada 7 Maret 2025. Setelah Keppres terbit, menurut laman PSSI, ketiga pemain dijadwalkan menjalani sumpah pewarganegaraan paling lambat pada 10 Maret mendatang. Dengan demikian, mereka dapat segera memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menghadapi Australia (20/3) dan Bahrain (25/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi dukungan penuh dari DPR RI dalam proses naturalisasi ini. “Kami sangat berterima kasih atas persetujuan yang diberikan dalam Rapat Paripurna dan juga saat pembahasan di Komisi X dan Komisi XIII DPR RI. Ini adalah langkah penting dalam upaya membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi,” ujar Erick, Rabu, 5 Maret 2025.
Dalam Rapat Paripurna DPR yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, mengajukan permohonan persetujuan naturalisasi Emil, Dean, dan Joey kepada anggota dewan. “Apakah permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Saudara Dean Ruben James, Joey Mathijs Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi dapat disetujui?” tanyanya, yang kemudian dijawab serempak dengan persetujuan oleh para anggota dewan yang hadir.
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Habib Syarief Muhammad, menilai kehadiran ketiga pemain ini akan semakin memperkuat Timnas Indonesia. “Mereka memiliki pengalaman di kompetisi Eropa serta kualitas fisik yang mumpuni. Ini adalah bagian dari proyek besar untuk membangun sepak bola Indonesia agar bisa bersaing di level dunia,” ujar Habib.
Selain itu, naturalisasi Emil, Dean, dan Joey juga dinilai sebagai langkah strategis untuk melengkapi kepemimpinan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. “Keputusan ini semakin sempurna karena Kluivert adalah sosok yang berpengalaman di dunia sepak bola,” tambahnya.





