Sapi kurban Presiden Prabowo untuk Surabaya dibeli dari peternak lokal. Program ini jadi dorongan bagi peternak kota menghasilkan ternak unggul.
Pemerintah Kota Surabaya menerima sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 1447 H. Sapi berjenis Brangus itu dibeli langsung dari peternak lokal asal Surabaya utara.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Yudi Eko Handono, mengatakan pemilihan sapi dilakukan setelah pemerintah kota mengecek sejumlah lokasi peternakan. Tujuannya memastikan hewan kurban layak secara kualitas dan syariat.
“Ya, dari peternak Surabaya. Jadi sebelumnya kami sempat keliling ke beberapa tempat untuk mengecek yang layak yang mana,” kata Yudi, Selasa, 26 Mei 2026.
Peternak Lokal Ikut Terangkat
Yudi menjelaskan, pembelian sapi dari peternak Surabaya sejalan dengan program peternak unggul untuk hewan kurban. Program ini menghubungkan peternak lokal dengan pekurban, sekaligus mendorong pasokan ternak berkualitas.
“Jadi mendorong pemerintah kota untuk menghasilkan produk yang unggul. Nah, yang bagus itu nanti dibeli untuk diberikan ke salah satu masjid,” ujar Yudi.
Menurut Yudi, program sapi banpres juga memberi dampak moral bagi peternak. Selain ternaknya laku terjual, mereka mendapat pengakuan karena sapi hasil peliharaannya dipilih sebagai hewan kurban Presiden.
“Itu kan menjadi suatu kebanggaan. Harapannya bisa memotivasi peternak lain untuk bisa menghasilkan produk yang unggul melalui kegiatan sapi banpres ini,” sebutnya.
Disalurkan ke Masjid Al Ikhsan
Sapi dengan bobot 850 kilogram itu disalurkan ke Masjid Al Ikhsan di Jalan Wonokusumo Wetan Nomor 39-41, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
Dengan skema ini, kurban presiden tidak hanya menjadi simbol ibadah sosial. Di tingkat kota, program tersebut ikut membuka ruang promosi bagi peternak lokal agar mampu bersaing melalui kualitas ternak yang lebih baik.***





