Orang yang sedang mengalami serangan panik, kecemasan tinggi, trauma, atau gangguan obsesif-kompulsif tidak perlu memaksakan diri menonton film yang memicu rasa takut. Bila tontonan justru memperburuk gejala, sulit tidur, memunculkan pikiran mengganggu, atau membuat tubuh terus berada dalam keadaan tegang, langkah yang lebih aman adalah menghentikan tontonan dan mencari bantuan profesional.
Film dapat menjadi teman untuk beristirahat, tertawa, dan berbagi cerita. Tetapi ketika beban terasa terlalu berat, layar tidak harus menjadi satu-satunya tempat mencari jalan pulang.***





