RI Bisa Walk-Out dari BoP Gaza, Muzani Ungkap Hasil Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden

Pertemuan terturup Presiden Prabowo dengan para mantan presiden dan elite parpol, Selasa (433/2026). — Instagram @presidenrepublikindonesia
Ketua MPR Ahmad Muzani membuka peluang Indonesia keluar dari forum BoP Gaza usai pertemuan Prabowo dengan para tokoh bangsa.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkap kemungkinan Indonesia keluar dari forum Board of Peace (BoP) Gaza setelah Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan para mantan pemimpin negara.

Muzani menyampaikan hal itu kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia membeberkan sejumlah poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk arah kebijakan luar negeri Indonesia di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.

Bacaan Lainnya

Salah satu topik utama adalah peninjauan ulang keanggotaan Indonesia di BoP Gaza.

Evaluasi tersebut muncul setelah dua anggota forum itu, Amerika Serikat dan Israel, melancarkan serangan militer ke Iran.

“Bagi Indonesia, masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden,” ujar Ahmad Muzani, Rabu (4/3/2026).

Ia menegaskan keputusan tersebut tetap harus melalui kesepakatan bersama dalam forum internasional itu.

“Kita bisa saja, kapan saja bisa keluar, tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama-sama,” katanya.

Pertemuan yang menjadi dasar pernyataan tersebut berlangsung dalam agenda “Silaturahmi Kebangsaan” di Istana Merdeka pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh bangsa untuk membahas dinamika geopolitik global yang semakin memanas.

Diskusi berlangsung tertutup.

Namun sejumlah detail dibuka kepada publik oleh Muzani.

Pertemuan Tokoh Bangsa di Istana

Acara tersebut dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma’ruf Amin.

Muzani menggambarkan suasana pertemuan berlangsung hangat.

“Pertemuan tadi malam saya kira menggambarkan pertemuan yang berjalan sangat akrab, sangat kekeluargaan, sesekali guyon,” kata Muzani.

Meski demikian, diskusi tetap membahas isu global yang serius.

Menurut dia, Prabowo memaparkan perkembangan geopolitik dunia secara rinci, termasuk dampak konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Presiden menjelaskan detail persoalan yang dia pahami tentang perkembangan global. Persoalan Iran juga disampaikan lebih jelas,” ujarnya.

Para tokoh bangsa yang hadir juga menyampaikan pandangan kritis.

Sebagian memberi saran strategis terkait arah kebijakan luar negeri Indonesia.

“Pandangan-pandangannya ada yang kritis, tajam, ada yang saran. Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati dan dijadikan referensi dalam mengambil keputusan,” kata Muzani.

Evaluasi terhadap keanggotaan Indonesia di BoP Gaza disebut menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan pemerintah dalam merespons dinamika konflik internasional yang terus berkembang. ***

Pos terkait