Sepanjang 2025, jalur wisata Gunung Bromo berkali-kali memakan korban. Dari mobil wisatawan terbalik, Land Cruiser terjun ke jurang, Fortuner tercebur sungai, hingga bus pariwisata tabrak rumah warga.
__________
Jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo kembali menyita perhatian publik setelah serangkaian kecelakaan yang menimpa kendaraan wisata, dari mobil pribadi hingga bus pariwisata. Medan jalan yang curam dan berliku kerap menjadi pemicu peristiwa nahas, bahkan menimbulkan korban jiwa.
Kecelakaan terbaru terjadi pada Ahad (14/9), ketika sebuah bus rombongan wisata asal Jember menabrak rumah warga hingga ringsek di bagian depan dan kanan. Beberapa penumpang meninggal dunia, sementara lainnya mengalami luka-luka.
Sepanjang tahun 2025, setidaknya ada empat insiden kecelakaan di jalur wisata Bromo:
- Mobil Wisatawan Terbalik di Pasuruan (2/4/2025)
Sebuah mobil berisi enam wisatawan asal Malang terbalik di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur. Diduga rem blong dan sopir tidak menguasai medan. Seluruh penumpang selamat meski mobil rusak parah. - Land Cruiser Terjun ke Jurang di Malang (6/5/2025)
Mobil berisi delapan wisatawan, termasuk satu turis asal Korea Selatan, jatuh ke jurang 3 meter di Poncokusumo. Satu penumpang wanita meninggal, sementara turis Korea alami luka di telinga. - Fortuner Terjun ke Sungai di Probolinggo (3/8/2025)
Fortuner bernopol N 1540 EJ tercebur ke Sungai Trembes karena diduga rem blong. Sopir dan penumpangnya selamat dengan luka ringan. - Bus Pariwisata Tabrak Rumah Warga (14/9/2025)
Bus rombongan asal Jember menabrak rumah warga di jalur Bromo. Beberapa penumpang meninggal dunia, lainnya luka-luka.
Rangkaian kecelakaan ini mempertegas perlunya kewaspadaan ekstra bagi wisatawan maupun pengemudi yang melintas di jalur Bromo. Kondisi kendaraan yang prima, sopir beristirahat cukup, serta kepatuhan terhadap batas kecepatan bisa menjadi langkah krusial untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.***





