Puasa 14 Jam Picu Bau Mulut? Ini Tips Dokter Gigi

Kesehatan Gigi dan Mulut
Ilustrasi menggosok gigi. - Pixabay

“T ubuh yang terhidrasi dengan baik dapat membantu mengurangi risiko mulut kering saat sedang berpuasa,” tuturnya.

Selain itu, konsumsi buah dan sayur saat berbuka dinilai membantu menjaga keseimbangan pH rongga mulut. Kandungan serat dan air dalam buah serta sayuran dapat menekan kadar asam yang memicu bau mulut.

Penggunaan dental floss atau benang gigi juga dianjurkan untuk membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi.

Bacaan Lainnya

“Penggunaan alat bantu seperti dental floss untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi dapat menurunkan kadar asam dalam rongga mulut,” jelasnya.

Periksa ke Dokter Gigi Sebelum Ramadan

Aryo menyarankan pemeriksaan gigi dilakukan sebelum Ramadan. Pemeriksaan dini memungkinkan deteksi gigi berlubang, penumpukan karang gigi, hingga kebutuhan penambalan.

Perawatan seperti pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, penambalan, pencetakan gigi, hingga pemasangan veneer, kawat gigi, maupun bleaching tetap dapat dilakukan sesuai indikasi medis.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat membatasi konsumsi makanan terlalu pedas dan asin saat berbuka maupun sahur karena dapat meningkatkan risiko gangguan mulut.

“Dengan melakukan beberapa tips di atas, kesehatan gigi dan mulut dapat terjaga selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan,” pungkasnya. ***

Pos terkait