Menurutnya, penggunaan videotron juga menjadi solusi agar perayaan ulang tahun tidak mengganggu fasilitas publik maupun fungsi keamanan kota.
“Kami memahami tradisi pemasangan spanduk sudah menjadi bagian dari kultur perayaan ulang tahun Persebaya. Karena itu kami tidak ingin menghilangkan tradisinya, melainkan mengajak teman-teman Bonek bertransformasi dari spanduk konvensional menjadi spanduk videotron,” lanjutnya.
Persebaya berharap inisiatif ini dapat menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kreativitas suporter dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kota. Sekaligus menunjukkan Bonek benar-benar telah naik kelas.
Terlebih, sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi pemasangan spanduk (terutama di Jembatan Penyeberangan Orang) juga merupakan area yang dilengkapi kamera pengawas (CCTV) untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat. ***





