Kampung Tajir di Pelosok Pulau Madura

SUMENEP| SAMUDRA FAKTA – Rumah mewah dengan desain bak istana dan menjulang tinggi biasanya identik dengan kota besar dan padat penduduk.Namun hal berbeda justru terlihat di Sumenep, Madura, Jawa Timur. Di sebuah kampung terpencil di Pulau Garam itu banyak dijumpai rumah mewah.

Dalam video yang dibagikan akun Instagram @undercover.id, terlihat deretan rumah mewah yang ditaksir bernilai miliaran rupiah. Deretan rumah dengan nilai fantastis itu terletak di lokasi yang jauh dari keramaian, tepatnya di Kampung Mandun, Desa Cabbiya, Kecamatan Talango, Sumenep.

Banyaknya rumah mewah bernilai miliaran yang berderet itu membuat Kampung Mandun dikenal sebagai “kampung tajir”. Yang mengejutkan adalah, rumah-rumah gedongan itu bukan milik pejabat atau pengusaha terkenal, melainkan milik para pedagang toko kelontong di sana.

Rumah-rumah itu dilengkapi pagar megah, bak pagar istana yang ada di kota besar.

Menurut penuturan beberapa pemiliknya, rumah-rumah mewah tersebut adalah hasil dari kerja keras mereka merantau ke kota-kota besar, seperti Jakarta. Hebatnya, hanya dengan menjadi pedagang toko kelontong, mereka mampu meraup uang dalam jumlah besar hingga bisa membangun rumah mewah di kampung.

Menariknya, tak hanya tampilan rumah saja yang mewah, penampilan warga, terutama kaum ibu-ibunya, juga terlihat sangat wah. Kaum ibu di kampung itu seolah sudah terbiasa mengenakan perhiasan emas, seperti gelang, kalung, dan perhiasan emas lainnya.

Tidak sampai di sana, ketajiran warga kampung itu juga terlihat dari mobil-mobil yang hampir ada di setiap rumah. “Ini saya tiga tahun rumah ini baru selesai, biayanya enggak tahu, enggak terhitung. Untuk ongkosnya doang 700 (juta),” ujar salah satu pemilik rumah bernama Atik.

Menurut tokoh kampung, rumah-rumah mewah itu bermunculan sejak 2017. Saat ini sudah ada 10 rumah mewah yang disebut biaya pembangunannya mencapai Rp1 miliar – Rp3 miliar.

(Yadi)