Pemkot Surabaya menggandeng Utomo Charge Plus untuk memperluas fasilitas pengisian kendaraan listrik di lima titik strategis fasilitas umum.
Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menjalin kerjasama dengan Utomo Charge Plus untuk menyediakan fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Dalam kerjasama ini, Utomo Charge Plus menyediakan SPKLU di lima titik fasilitas umum milik pemkot.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, lima titik SPKLU itu dipasang di kawasan kantor Pemkot Surabaya, Gedung Siola, Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono, Park and Ride Jalan Arief Rahman Hakim, dan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).
“Nah kebetulan yang sudah siap ini adalah di TIJ ini, bisa dimanfaatkan oleh warga kota atau umum,” kata Trio, dikutip Rabu (6/5/2026).
Trio menyampaikan, SPKLU ini sebagai penunjang sarana transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Selain itu, fasilitas ini juga untuk mendukung program pemerintah pusat dalam hal hemat energi dan beralih ke kendaraan listrik.
“Ini menunjang program elektrifikasi kendaraan, ini merupakan program dari pemerintah pusat. Kita ketahui bersama, manfaat daripada kendaraan listrik adalah mengurangi polusi, kedua menggunakan bahan bakar alternatif atau listrik juga tidak berdampak ketika terjadi perang seperti kemarin,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Trio mengajak masyarakat untuk mendukung program elektrifikasi kendaraan di Kota Surabaya. Dalam hal ini, pemkot juga sudah memiliki sebanyak 13 unit bus listrik sebagai sarana transportasi ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan oleh warga.
“Nantinya (bus listrik) juga bisa menggunakan SPKLU yang ada di TIJ, ini ketika dalam perjalanan kehabisan tenaga listrik,” terangnya.
Sementara itu, Manajer SPKLU Utomo Charge Plus Anthony Utomo menargetkan, SPKLU yang akan dipasang di lima titik tersebut sudah bisa digunakan pada Mei 2026. Alasan memilih lima titik tersebut yakni, lokasi tersebut adalah tempat strategis dan memiliki traffic yang cukup ramai.





