Pegipegi Pamit saat Liburan Nataru, Kenapa ‘Start Up’ Banyak yang Bangkrut?

Foto:Canva

4. Salah Model Bisnis

Start up hadir dengan model bisnis yang tidak tepat sasaran. Mereka tidak menghadirkan produk yang  dibutuhkan pasar, sehingga pasar rela membayar untuk produk itu.

Start up cuma hadir dengan memberikan solusi, tetapi tidak kunjung mendapatkan keuntungan dari solusi yang ditawarkan. Akibatnya, operasional membengkak, tetapi pendapatan tak kunjung naik, sehingga start up tersebut bangkrut.

Bacaan Lainnya

5. Komposisi Tim yang Tidak Tepat

“Bukan how tapi, who“.  Inilah yang diungkapkan oleh Simon Sinek agar sebuah perusahaan bisa berjalan maksimal. Terkadang, saat ingin memulai bisnis, kita sering fokus dengan, “Bagaimana caranya?” Padahal, yang lebih tepat kita harus fokus pada, “Siapa yang bisa handle?”

Dengan begitu, tidak perlu lagi trial and error dalam membangun start up. Komposisi tim yang tidak tepat ini terjadi karena jumlah penggerak start up yang terbatas, akhirnya setiap orang “dipaksa” untuk mengerjakan bagian yang menjadi penting dalam startup tersebut.*

 

 

Pos terkait