Berbagai Negara Ini Tidak Merayakan Tahun Baru 1 Januari, Mana Saja dan Kenapa?

Arab Saudi adalah salah satu negara yang tidak merayakan pergantian tahun Masehi. (Ilustrasi/SF)
Tidak semua negara menganggap tanggal 1 Januari sebagai awal tahun. Maka dari itu, negara-negara itu tidak merayajan malam pergantian tahun Masehu tersebut.

Beberapa negara memiliki perhitungan kalender dan tradisi sendiri. Ini membuat tahun baru mereka jatuh pada tanggal berbeda, sesuai budaya atau kepercayaan masing-masing.

Berikut daftar negara yang tahun barunya beda tanggal, seperti dirangkum dari berbagai sumber:

1. Arab Saudi

Negara pertama adalah Arab Saudi. Di sini, tahun baru pada 1 Januari tidak dirayakan. Alasannya, perayaan tahun baru masehi dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam.

Bacaan Lainnya

Arab Saudi menggunakan kalender Islam, atau kalender Hijriah. Tahun baru bagi mereka jatuh pada bulan Muharam, bulan pertama dalam kalender Hijriah.

Pemerintah Arab Saudi pun melarang penjualan atribut tahun baru. Bahkan, polisi sering berpatroli untuk memastikan tidak ada toko yang melanggar aturan ini.

2. Iran

Iran juga tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari. Negara ini memiliki kalender sendiri yang disebut kalender Persia. Tahun baru mereka dikenal dengan nama Nowruz dan dirayakan setiap 21 Maret.

Saat Nowruz, masyarakat Iran memakai pakaian tradisional dan bersyukur kepada Tuhan. Perayaan ini adalah warisan budaya Iran kuno, yang sudah berlangsung lebih dari 3 ribu tahun.

Selain itu, Nowruz bukan hanya soal pesta. Banyak orang Iran juga membersihkan rumah, memberikan hadiah, dan memulai tahun baru dengan hati yang bersih.

3. India

Sebagai negara dengan budaya yang kaya, India punya tradisi tahun baru yang unik. Banyak masyarakat di sana tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari.

Di kalender India, tahun baru jatuh pada 22 Maret. Tapi ini belum berlaku untuk semua wilayah. Misalnya, masyarakat Kerala merayakan tahun baru pada 13 April. Sedangkan, daerah lain punya tanggal berbeda lagi.

Perayaan tahun baru di India sangat beragam. Ini mencerminkan kekayaan budaya yang luar biasa.

4. Vietnam

Vietnam juga masuk dalam daftar negara yang tahun barunya beda tanggal. Mereka merayakan tahun baru yang dikenal dengan Tet, sekitar akhir Januari hingga awal Februari.

Saat Tet, suasana di Vietnam berubah total. Orang-orang mudik ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga. Tradisi saling bertukar kado juga jadi bagian penting dari perayaan ini.

Menariknya, Tet dianggap sebagai momen introspeksi. Banyak keluarga Vietnam memulai tahun baru dengan doa dan harapan baik. Perayaan sederhana, tapi sangat bermakna.

5. China

China, atau Negeri Tirai Bambu, juga tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari. Mereka punya tradisi merayakan Tahun Baru Imlek, yang biasanya jatuh antara 21 Januari hingga 21 Februari.

Saat Imlek, masyarakat China mengadakan pesta besar. Mereka berkumpul dengan keluarga, makan bersama, dan berbagi kebahagiaan. Perayaan ini juga identik dengan warna merah, lampion, dan tarian barongsai.

Selain itu, Tahun Baru Imlek penuh dengan simbol keberuntungan. Banyak orang percaya, perayaan ini membawa rezeki dan kebahagiaan untuk tahun mendatang.

6. Thailand

Thailand punya cara unik untuk menyambut tahun baru. Mereka tidak merayakannya pada 1 Januari, melainkan pada 13-15 April. Perayaan ini dikenal dengan nama Songkran.

Songkran sering disebut sebagai festival air. Orang-orang saling menyiram air sebagai simbol penyucian dan harapan baik. Tradisi ini penuh keseruan dan keceriaan.***

Pos terkait