Pasar Keputran Pisahkan Pedagang Basah-Kering

Revitalisasi Pasar Keputran Selatan
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. - Diskominfo Surabaya
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan menambah 60 stan baru di lantai dua. Pedagang basah dan kering juga akan dipisah agar pasar lebih bersih.

Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya tidak hanya menyasar bangunan dan sanitasi. Pemerintah Kota Surabaya bersama PT Pasar Surya juga menata ulang zonasi pedagang agar aktivitas jual beli lebih tertib, bersih, dan nyaman.

Direktur Utama PT Pasar Surya Agus Priyo mengatakan, proyek revitalisasi itu akan menambah sekitar 60 stan baru di lantai dua pasar. Tambahan tersebut disiapkan untuk pedagang baru yang akan masuk ke area pasar hasil penataan.

“Yang tambahan di lantai dua itu perkiraan ada 60 stan,” kata Agus saat mendampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proyek revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Selasa, 12 Mei 2026.

Bacaan Lainnya
Total Jadi 384 Stan

Dengan tambahan itu, jumlah stan di Pasar Keputran Selatan akan menjadi 384 unit. Rinciannya, 324 stan yang sudah ada tetap berada di lantai satu, sedangkan 60 stan baru disiapkan di lantai dua.

“324 tambah 60, jadi 384. Karena kan 324 yang ada di lantai 1, tambah 60 lantai 2,” ujar Agus.

Selain menambah stan, PT Pasar Surya juga akan memisahkan area pedagang basah dan kering. Penataan ini dilakukan agar pasar lebih rapi, terutama untuk komoditas bahan pokok yang selama ini menjadi ciri utama Pasar Keputran Selatan.

“Nanti sudah dipisah antara basah dan kering. Jadi yang kering nanti yang kering, yang basah yang basah. Jadi nanti lebih tertata, lebih nyaman untuk pengunjung dan pedagang,” jelas Agus.

Pengerjaan Dikebut

Agus menyebut komoditas yang dijual di Pasar Keputran Selatan secara umum masih sama seperti sebelumnya. Namun, area pedagang, termasuk pedagang ayam, akan dibuat lebih tertata setelah revitalisasi rampung.

PT Pasar Surya juga akan berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana untuk mempercepat penyelesaian proyek. Jumlah tenaga kerja di lapangan ikut dievaluasi agar progres pembangunan bisa dikontrol sesuai lini masa dan jadwal kerja.***

Pos terkait